SEMANGAT KEMERDEKAAN, BERBAGI KEBAHAGIAAN BERSAMA YATIM DAN LANSIA

SEMANGAT KEMERDEKAAN, BERBAGI KEBAHAGIAAN BERSAMA YATIM DAN LANSIA

Bagi sebagian orang, hari kemerdekaan identik dengan perlombaan dan kemeriahan. Namun, bagi mereka yang hidup dalam keterbatasan, kebahagiaan bisa hadir melalui hal sederhana bermain bersama, mendapatkan perlangkapan sekolah, memperoleh layanan kesehatan, atau menerima bantuan pangan. 

 

Di momen hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Amal Abadi berbagi kebahagiaan bersama anak yatim piatu dan lansia di Desa Lantan, Kecamatan batukeliang Utara, Lombok Tengah, pada senin, 17 Agustus 2026. 

Sebanyak 66 anak yatim piatu mengikuti games dan kegiatan bersama dalam suasana penuh keceriaan. Mereka juga menerima paket pendidikan berupa buku, alat tulis, pakaian, dan uwang saku sebagai dukungan untuk kebutuhan belajar.

Kepedulian juga diberikan kepada 100 lansia. Mereka mendapatkan pemeriksaan kesehatan, obat dan vitamin secara gratis, kemudian menerima paket sembako berisi beras, telur, minyak, dan biskuit untuk membantu kebutuhan sehari-hari. Kegiatan berbagi mungkin berlangsung dalam satu hari, tetapi kebutuhan mereka terus berjalan. Anak-anak tetap membutuhkan perelengkapan pendidikan, sementara para lansia membutuhkan dukungan kesehatan dan pangan. 

Donasi yang kita titipkan dapat membantu menghadirkan kebutuhan nyata tersebut. Sekecil apapun bantuan yang diberikan, jika di lakukan bersama, dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.  yuk , lanjutkan kebaikan bersama Amal Abadi. Salurkan donasi terbaik Anda dan bantu hadirkan pendidikan, pangan, kesehatan, serta kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan. 

Dukung Pencegahan Stunting, Amal Abadi Bersinergi dengan BKKBN NTB Salurkan Paket Gizi untuk Keluarga Rentang Stunting

Lombok Barat, 19 September 2026 peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Palang Merah Indonesia (PMI) ke 81 menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Dalam rangkain kegiatan tersebut, Amal Abadi bersama BKKBN Provinsi NTB turut mengambil peran menghadirkan kegiatan sosial dan kesehatan bagi masyarakat di Desa Karang bongkot, kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. 

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan Memorandom Of Understanding (MoU) antara Amal Abadi dan BKKBN Provinsi NTB dalam menjalankan program BKKBN khususnya dalam upaya mendukung penanganan dan pencegahan stunting di wilayah Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah sosialisasi kepada Keluarga Rentan Stunting (KRS). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada keluarga mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan perhatian terhadap kesehatan anak selama masa pertumbuhan.

Tidak hanya mendapatkan edukasi, anak-anak dari keluarga rentan stunting juga menerima paket gizi. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan nutrisi anak sekaligus membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari. kegiatan ini, keluarga diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga asupan gizi dan kesehatan anak sebagai bagian dari upaya bersama mencegah risiko stunting.

Rangkaian kegiatan dalam peringatan HUT PMI ke-81 ini juga diisi dengan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis bagi lansia. Sebanyak 1.000 lansia menjadi sasaran dalam kegiatan pengobatan gratis tersebut. Para lansia mendapatkan pemeriksaan kesehatan serta obat-obatan dan vitamin sesuai dengan kebutuhan. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat lanjut usia sekaligus memberikan akses pelayanan kesehatan yang lebih mudah bagi mereka.

Kegiatan di Desa Karang Bongkot ini melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Amal Abadi, BKKBN Provinsi NTB, TVRI NTB, dan PMII Kecamatan Labuapi. Sinergi tersebut menunjukkan bahwa upaya meningkatkan kesehatan masyarakat membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Melalui kolaborasi antara lembaga sosial, pemerintah, organisasi kepemudaan, dan pihak lainnya, berbagai program sosial dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Bagi Amal Abadi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen untuk menjalankan kerja sama bersama BKKBN Provinsi NTB melalui MoU yang telah disepakati, terutama dalam mendukung program pencegahan stunting di NTB. Pencegahan stunting membutuhkan upaya yang dilakukan secara berkelanjutan. Edukasi kepada keluarga, pemenuhan kebutuhan gizi anak, serta perhatian terhadap kesehatan masyarakat menjadi bagian yang saling berkaitan dalam mendukung kualitas hidup masyarakat.

Melalui rangkaian kegiatan dalam momentum HUT PMI ke-81 ini, Amal Abadi dan BKKBN Provinsi NTB terus mendorong kolaborasi dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Dari pemenuhan gizi anak hingga perhatian terhadap kesehatan lansia, kepedulian yang dilakukan bersama diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mendukung masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera di NTB.

Kantor Yayasan Amal Bakti Dunia Islam

Jl. Panji Tilar Negara No.150A, Tanjung Karang Kota, Lombok, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. 83115. Call Center: 087864556406 / 087743047875

Legalitas Yayasan

Keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia No. AHU-0019124.AH.01.12. Tahun 2023

BSI: (451) 711 7976 337

a.n. Amal Bakti Dunia Islam

Bank NTB Syariah: (128) 504 02 03644 27 5

a.n. Yayasan Amal Bakti Dunia Islam

 

MUSIM DINGIN MERENGGUT NYAWA – Melawan Dingin dengan Kepedulian

MUSIM DINGIN MERENGGUT NYAWA – Melawan Dingin dengan Kepedulian

Misi Kemanusiaan Amal ABADI

Kelaparan di Gaza masih saja menempati puncak krisis kemanusiaan di dunia. Berdasarkan pernyataan dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) tercatat lebih dari 55.000 keluarga terdampak Palestina yang harus menghadapi badai dan hujan tanpa henti. Tak terhitung jumlah tenda yang roboh dan tergenang air. Akibatkan puluhan ruang ramah anak terpaksa terhenti yang berimbas ke lebih dari 30.000 anak menderita haus dan dingin. Makanan semakin menipis, bayi-bayi dilaporkan meninggal karena tak cukup nutrisi dan susu sebagai penunjang masa pertumbuhannya. Anak-anak dikabarkan meninggal dunia karena kedinginan. Per 18 Desember 2025 lalu Kementrian Kesehatan Gaza melaporkan setidaknya 18 orang termasuk anak-anak telah dinyatakan meninggal akibat paparan gelombang musim dingin.  Angka ini berpotensi terus bertambah, duka akibat penyiksaan kini datang bersamaan dengan gelombang musim dingin yang juga mematikan.

Alhamdulillah kabar baiknya berkat kepedulian yang Sahabat ABADI berikan, Yayasan Amal ABADI kembali berhasil menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa Infant Kit (Susu & Diapers) & Warmth Kit (Selimut & Jaket Anak) ke Gaza. Penyaluran ini merupakan Winter Project atau Program Bantuan Musim Dingin  untuk keluarga terdampak Gaza yang telah konsisten ABADI kirimkan setiap tahunnya. Pada tahun ini Amal ABADI berhasil menjangkau beberapa titik kamp pengungsian di Gaza, diantaranya di wilayah Deir Al-Balah, Gaza Tengah & Khan Yunis, Selatan Jalur Gaza. Penyaluran ini dilakukan tepatnya pada tanggal 28-30 November 2025 lalu dengan jangkauan penerima manfaat sebanyak 1098 Penerima Manfaat. 

“Sahabat, bantuan musim dingin di wilayah Gaza masih jauh dari kata cukup, ribuan keluarga Palestina masih menderita” – Syeikh Hamza (Relawan Amal ABADI)

Rasa lapar dan dingin tak kunjung usai, tenda tempat berteduh sebelumnya kini harus tergenang air. Kemanakah saudara kita akan berteduh di tanah Gaza yang kini setiap sudutnya dipenuhi derita. Rasa lapar, haus, dingin dan sakit atas kehilangan semakin menyiksa. Lantas kini apa yang bisa kita lakukan? 

  1. Kirim kembali kebutuhan pangan menuju Gaza
  2. Kirim bantuan selimut dan pakaian hangat untuk mereka
  3. Kirim bantuan tenda baru sebagai pengganti tenda yang telah roboh dan tergenang air
  4. BUYCUT – BOYCOT produk yang terafiliasi Zi*nis

Sahabat, bukan seberapa besar yang kita berikan menjadi penentu nilai bantuan yang kita beri, melainkan seberapa konsisten kita untuk berada dijalan juang kemanusiaan inilah yang menjadi titik tumpu kita. Jika tidak bisa memberi, setidaknya jangan dukung produk pelaku genosida. Jika tak bisa memberi, setidaknya mari suarakan ke penjuru negeri bahwa Palestina masih didera derita.

Kantor Yayasan Amal Bakti Dunia Islam

Jl. Panji Tilar Negara No.150A, Tanjung Karang Kota, Lombok, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. 83115. Call Center: 087864556406 / 087743047875

Legalitas Yayasan

Keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia No. AHU-0019124.AH.01.12. Tahun 2023

BSI: (451) 711 7976 337

a.n. Amal Bakti Dunia Islam

Bank NTB Syariah: (128) 504 02 03644 27 5

a.n. Yayasan Amal Bakti Dunia Islam

MESKI SEMPAT DI BOM, ABADI BERHASIL SALURKAN  BANTUAN TEPUNG!

MESKI SEMPAT DI BOM, ABADI BERHASIL SALURKAN BANTUAN TEPUNG!

Bantuan Tepung dari sahabat ABADI telah sampai…… 

Alhamdulillah pada bulan lalu tepatnya pada tanggal 22-25 Agustus 2025 ABADI kembali berhasil menyalurkan bantuan tepung yang menjangkau sekitar 1.718 penerima manfaat bekerja sama dengan mitra internasional yakni Rumah Palestina (Syeikh Asem). Titik distribusi yang disasar adalah di Jalur Gaza Utara-Pusat Kota Gaza, Palestina. Penyaluran dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan kondisi dan situasi di daerah distribusi bantuan. Senyum merekah terlihat di wajah para saudara kita yang di Palestina, ucapan syukur dan terima kasih diucap tanpa henti.

Selama proses distribusi, tim lapangan kami sempat mengalami kendala yang cukup serius, dimana pada saat tahap distribusi yang kedua akan dilakukan pengeboman terjadi di wilayah tersebut, sehingga proses distribusi harus tertunda sementara. 

“There is a massive bombardment everywhere, and the starvation is getting worse. Those are big families with very difficult circumstances. So we gave them a big bag of flour.” – Syeikh Asem Anabih

“Ada pengeboman besar-besaran di mana-mana, dan kelaparan semakin parah. Mereka adalah keluarga besar dengan kondisi yang sangat sulit. Jadi kami memberikan mereka satu karung besar tepung” ungkap Syeikh Asem Anabih yang merupakan Tim Penyalur ABADI pada program ini.

Meskipun tim kami menghadapi masalah yang serius, Alhamdulillah setelah pengeboman usai, Distribusi Bantuan Tepung Tahap II yang sempat tertunda berhasil dilakukan. Sahabat lihatlah mereka harus bertaruh nyawa hanya untuk mendapatkan segenggam tepung untuk menyambung hidup.

Sahabat ABADI, terima kasih telah ikut berperan dan bergerak dalam Misi Kemanusiaan kali ini. Semoga apa yang telah sahabat berikan mendapat balasan terbaik dari Sang Pencipta. Sudah cukup kita hanya menjadi penonton, ini saatnya kita bersama bergerak menjadi salah satu Pejuang Al-Aqsa. Tidak melulu soal berapa nominal yang kita berikan, ini hanya perkara seberapa kita MAU dan MAMPU berikan. Yuk turut andil dalam Misi Kemanusiaan berikutnya! 

Kantor Yayasan Amal Bakti Dunia Islam

Jl. Panji Tilar Negara No.150A, Tanjung Karang Kota, Lombok, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. 83115. Call Center: 087864556406 / 087743047875

Legalitas Yayasan

Keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia No. AHU-0019124.AH.01.12. Tahun 2023

BSI: (451) 711 7976 337

a.n. Amal Bakti Dunia Islam

Bank NTB Syariah: (128) 504 02 03644 27 5

a.n. Yayasan Amal Bakti Dunia Islam

PENYALURAN DANA TANPA AKAD : SIKAP RESMI YAYASAN

PENYALURAN DANA TANPA AKAD : SIKAP RESMI YAYASAN

Beberapa waktu terakhir, kami dari Yayasan Amal Bakti Dunia Islam menerima sejumlah dana yang masuk ke rekening resmi yayasan. Setelah kami telusuri dan melakukan konfirmasi, ternyata dana tersebut berasal dari pihak-pihak yang kemudian mengaku menjadi korban penipuan.

Modus penipuan ini dilakukan oleh oknum yang menggunakan nama dan rekening yayasan kami di awal transaksi, sehingga menimbulkan kesan bahwa kegiatan yang dilakukan bersifat resmi dan terpercaya. Setelah korban merasa yakin, transaksi berikutnya diarahkan langsung ke rekening pribadi milik pelaku.

Kami menyatakan dengan tegas bahwa:

  • Yayasan tidak memiliki kerja sama apa pun dengan pihak pelaku,
  • Tidak pernah menjanjikan cashback atau bentuk keuntungan lainnya,
  • Tidak ada perjanjian atau akad antara yayasan dengan para pengirim dana,
  • Dan penggunaan nama serta rekening yayasan dalam modus ini terjadi tanpa seizin atau sepengetahuan kami.

Setelah menyadari adanya penyalahgunaan tersebut, kami telah melakukan berbagai ikhtiar, antara lain:

  • Merilis klarifikasi resmi melalui Instagram serta Informasi Resmi di Wesbsite
  • Membekukan sementara rekening yang digunakan agar tidak kembali disalahgunakan,
  • Serta melakukan edukasi dan penyebaran informasi untuk mencegah jatuhnya korban-korban baru.

Namun demikian, kami menyayangkan bahwa masih terdapat korban lain yang tertipu karena tetap diarahkan oleh pelaku ke rekening di luar pengawasan kami.

Penyaluran Dana

Kami menyampaikan bahwa dana yang sempat masuk ke rekening yayasan tidak digunakan untuk keperluan internal organisasi, dan akan kami salurkan sepenuhnya untuk kegiatan sosial dan kemanusiaan pada Semester 2 Tahun 2025.

Seluruh proses penyaluran akan dilakukan secara transparan dan terdokumentasi, sebagai bentuk pertanggungjawaban kami kepada publik.

Demikian informasi ini kami sampaikan sebagai bentuk transparansi, tanggung jawab, dan komitmen kami dalam menjaga integritas Yayasan Amal Bakti Dunia Islam.

Kantor Yayasan Amal Bakti Dunia Islam

Jl. Panji Tilar Negara No.150A, Tanjung Karang Kota, Lombok, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. 83115. Call Center: 087864556406 / 087743047875

Legalitas Yayasan

Keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia No. AHU-0019124.AH.01.12. Tahun 2023

Peluk Yatim 10 Muharram, Hadiahkan Doa untuk Palestina

Peluk Yatim 10 Muharram, Hadiahkan Doa untuk Palestina

“Barang siapa yang mengusap kepala anak yatim karena Allah, maka baginya setiap helai rambut yang disentuhnya adalah pahala” (HR. Ahmad)

10 Muharram dikenal sebagai Hari Asyura salah satu hari yang memiliki keutamaan besar dan menjadi waktu yang dianjurkan untuk menyantuni serta memuliakan anak-anak yatim. Pada 10 Muharram umat Islam berlomba-lomba berbagi, menghadirkan senyum, serta membalut duka mereka yang telah kehilangan orangtua dengan kasih sayang.

Adapun tujuan dari kegiatan Muharram Yatim ini adalah untuk memberikan momen cinta, doa, dan mengajarkan tentang kepedulian lintas batas.

Mengapa harus yatim dan Palestina?

Anak yatim di pelosok negeri, masih banyak anak-anak yatim yang menjalani hari-hari mereka dalam keterbatasan. Tidak semua bisa menikmati kehangatan keluarga, makanan bergizi, atau seragam layak untuk sekolah. Di sisi lain, anak-anak di Palestina kehilangan rumah, orang tua, dan rasa aman.

Keduanya (anak yatim dan anak Palestina) sama-sama kehilangan. Keduanya layak dipeluk. Oleh karena itu, Yayasan Amal Bakti Dunia Islam (ABADI) melalui hari yatim 10 Muharram, perayaan Hari Yatim di adakan dengan memberikan momen cinta, doa, dan mengajarkan kepedulian linas batas melalui  edukasi tentang Palestina serta doa bersama mereka. Karena melalui doa yang tulus dari hati yang bersih akan melahirkan kekuatan yang tidak terlihat namun besar. Selain itu, anak-anak yatim diantar jemput dengan naik odong-odong untuk meningkatkan rasa kebersamaan antar sesama.

Kegiatan yang dilakukan:

Dongeng Inspiratif Palestina

Anak-anak yatim di edukasi tentang Palestina yang bertujuan untuk menimbulkan pemahaman keadilan, empati sebagai sesama muslim dan menumbuhkan jiwa juang untuk membela saudara di Palestina.

 “Doaku untuk Palestina”

Anak-anak yatim diajak untuk menuliskan atau menggambarkan pesan untuk saudara di Palestina yang bertema “Doaku untuk Palestina”. Selain itu, bersama anak yatim dilakukan doa bersama untuk kebaikan bersama.

Swimming Fun

Anak-anak yatim diajak bermain bersama dan berenang di kolam. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pengalaman yang menyenangkan serta membangun kebersamaan di antara anak yatim. Melalui aktivitas berenang, anak-anak tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk bergerak aktif, melatih keberanian, serta meningkatkan rasa percaya diri.

Pembagian Parcel Spesial

Anak-anak yatim juga diberikan parcel spesial, hal ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan dan kebutuhan dasar yang bermanfaat bagi mereka. Parcel ini berisi alat tulis menulis dan snack bergizi. Selain itu, mereka juga diberikan identitas Palestina diantaranya syal Palestina untuk anak laki-laki dan jilbab Palestina untuk anak perempuan.

Doa dan Makan Bersama Anak Yatim

Makan bersama dilakukan setelah anak-anak mengikuti berbagai aktivitas. Suasana makan berlangsung dengan hangat dan penuh keceriaan. Anak-anak duduk bersama dalam kelompuk kecil dan menikmati hidangan dengan antusias.

Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan Muharram Bareng Yatim Jilid V (2025 M/ 1447 H) telah terlaksana dengan lancar dan penuh keberkahan. Melalui Yayasan ABADI ini diharapkan kegiatan Hari Raya Yatim bukan hanya menjadi momen sesaat, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam dan semangat berbagi yang terus tumbuh, baik di hati para penerima maupun dari para OrangBaik. Semoga Allah SWT membalas dengan keberkahan di dunia dan akhirat.

Terimakasih atas segala dukungan dan kepercayaannya. Barakallhufiikum…

PERANGKAP MAUT BERWUJUD BANTUAN

Bagaimana jadinya jika orang yang sedang kelaparan selama berhari-hari disuguhkan bantuan yang  ternyata adalah PERANGKAP MAUT baginya. Berdasarkan laporan dari Gaza Media per 23 Juni 2025 jumlah warga Palestina yang tewas akibat Perangkap bantuan tersebut mencapai 454 warga dan melukai 3.466 lainnya dalam waktu kurang dari sebulan. Ini adalah mekanisme terstruktur yang dilakukan oleh kaum Zionis untuk menjebak dengan alibi bantuan yang katanya akan diberikan. Bukan sekali dua kali mereka melakukan ini, sudah berapa banyak korban yang berjatuhan akibat iming-iming bantuan yang mereka berikan.

Kabar atas korban perangkap ini terus saja berdatangan, salah satu kabar yang paling menyayat hati datang dari seorang remaja laki-laki bernama Mohammad Yousef al-Zaanin, 20 tahun, yg jenazahnya ditemukan kemudian diusung dengan palet kayu, bajunya penuh debu dan tepung. Ia tewas saat berusaha membawa makanan untuk ibunya dan tujuh saudarinya yang terlantar. Ini hanya sepenggal kisah dari banyaknya kabar heroik saudara kita di Palestina yang TERTIPU akibat alibi bantuan yang kaum Zionis berikan.

Juru bicara PBB Stephane Dujarric dalam konferensi pers menyoroti besarnya jumlah korban jiwa di titik-titik distribusi bantuan, yang menurutnya mencerminkan “kengerian yang terjadi di Gaza; “Orang-orang tewas hanya karena mencoba mendapatkan makanan dari sistem distribusi bantuan yang ter-militerisasi, yang sama sekali tidak memenuhi standar sistem kemanusiaan yang independen, adil, dan tidak memihak” kata Dujarric. Serangan ini disebut sebagai pelanggaran nyata terhadap seluruh hukum internasional dan prinsip-prinsip kemanusiaan.

Sahabat, pembantaian keluarga secara total terus terjadi—dan dunia masih tetap diam, MENUTUP MATA. SETIAP HARI, SETIAP DETIKNYA kabar derita dan duka atas pembantaian saudara kita berdatangan. Namun apakah ini akan terus kita biarkan menjadi kabar angin lalu, yang datang kemudian pergi tanpa ada tindakan dari kita? Mari terus masifkan segala bentuk ikhtiar yang bisa kita lakukan:

  1. Terus Berisik & Tanggap atas isu-isu Palestina
  2. Sebarkan informasi Palestina melalui sosial media yang kita miliki
  3. Konsisten boikot Produk-produk terafiliasi Zionis
  4. Ikut aksi damai sebagai bentuk dukungan menyuarakan Palestina
  5. Kirim bantuan dan terus Do’akan

Sahabat, inilah saatnya giliran kita untuk terlibat secara aktif berjuang bersama saudara kita dengan ikhtiar terbaik. Mari bersama menumpas ketidakadilan atas nama kemanusiaan. Perjuangan ini bukan lagi melihat kamu dari suku dan ras mana, tapi ini tentang sebagaimana layaknya seorang manusia, yang masih memiliki hati atas banyaknya nyawa yang telah tewas tanpa empati. 

Kantor Yayasan Amal Bakti Dunia Islam

Jl. Panji Tilar Negara No.150A, Tanjung Karang Kota, Lombok, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. 83115. Call Center: 087864556406 / 087743047875

Legalitas Yayasan

Keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia No. AHU-0019124.AH.01.12. Tahun 2023

BSI: (451) 711 7976 337

a.n. Amal Bakti Dunia Islam

Bank NTB Syariah: (128) 504 02 03644 27 5

a.n. Yayasan Amal Bakti Dunia Islam

Amalan Dzulhijjah untuk yang Belum Berkesempatan Berhaji

Amalan Dzulhijjah untuk yang Belum Berkesempatan Berhaji

Bulan Dzulhijjah adalah salah satu dari bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Bulan Dzulhijjah yang merupakan bulan ke-12 dalam kalender hijriyah yang dipenuhi dengan keberkahan, terutama di sepuluh hari pertamanya. Rasulullah SAW bersabda:

“Tidak ada hari-hari yang amal shalih pada waktu itu lebih dicintai oleh Allah melebihi sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.” (HR. Bukhari)

Bagi yang belum memiliki kesempatam untuk menunaikan ibadah haji, bukan berarti kehilangan momen keutamaannya. Di bulan yang dimuliakan ini waktu yang tepat untuk memperbanyak amal untuk meraih ridho Allah SWT.

Adapun beberapa amalan istimewa di bulan Dzulhijjah yang bisa dilakukan khususnya bagi yang belum berhaji:

  1. Puasa di Hari-Hari Pertama Dzulhijjah

Berpuasa di bulan Dzulhijjah khususnya dari tanggal 1 sampai 9 sangat dianjurkan, terutama pada tanggal 9 Dzulhijjah yang disebut sebagai hari Arafah. Rasulullah SAW bersabda:

“Puasa pada hari Arafah, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan dating.” (HR. Muslim)

Pada bulan ini merupakan kesempatan luar biasa untuk mendapatkan pengampunan, bahkan tanpa harus berada di Padang Arafah.

  1. Perbanyak Dzikir dan Takbir

Selama bulan Dzulhijjah khususnya di sepuluh hari pertama Dzulhijjah adalah waktu yang sangat tepat untuk memperbanyak takbir (Allahu Akbar), tahlil (Laa ilaha illallah), tahmid (Alhamdulillah), dan tasbih (Subhanallah).

“Dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan.” (Qs. Al-Hajj: 28)

  1. Sedekah dan Amal Sosial

Di bulan Dzulhijjah ini menjadi waktu yang sangat utama untuk berbagi. Bagi yang belum berhaji, sedekah adalah jalan alternative untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, contohnya dengan cara:

  • Memberi makan kepada yang membutuhkan
  • Berbagi kepada anak yatim
  • Menyantuni keluarga dhuafa
  • Berpartisipasi dalam program Qurban bersama
  1. Berqurban dengan Niat Tulus

Qurban adalah ibadah khas Dzulhijjah, Allah berfirman:

“Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berqurbanlah.” (Qs. Al-Kautsar: 2)

Meskipun belum bisa melaksanakan ibadah Haji, dengan berQurban bisa mendapatkan pahala yang agung. Hewan yang disembelih merupakan bukan hanya sekedar ritual namun bentuk ketaqwaan.

  1. Muhasabah Diri dan Taubat

Di bulan Dzulhijjah, setiap harinya adalah momen untuk memperbaiki diri. Di waktu ini sangat tepat untuk memohon ampunan, meninggalkan maksiat, dan menata ulang niat dan ibadah. Apabila hati menjadi symbol transformasi jiwa, maka dengan muhasabah diri juga dapat menjadi perantara sebagai “haji hati” dengan taubat sebenar-benarnya.

  1. Menjaga Shalat dan Membaca Al-Qur’an

Diantara amalan yang paling utama di bulan Dzulhijjah adalah menjaga shalat fardhu tepat waktu dan memperindah bacaan Al-Qur’an. Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (Qs. An-Nisa: 103)

Adapun beberapa tips memperbaii shalat selama bulan Dzulhijjah:

  • Usahakan berjamaah di masjid bagi laki-laki
  • Jaga takbiratul ihram (mengikuti sejak awal shalat)
  • Perpanjang sujud dan rukuk dengan doa penuh harap
  • Tambahkan shalat sunnah rawatib dan shalat malam (tahajjud)

Sedangkan untuk Al-Qur’an dapat dijadikan kehidupan sehari-hari sebagai moment untuk mendekat dan berdialog dengan firman Allah SWT.

“Barangsiapa membaca satu huruf dari kitab Allah, makai a akan mendapatkan satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh.” (HR. Tirmidzi)

  1. Menyebarkan Kebaikan dan Dakwah

Amalan tidak sellau berupa ibadah individual, diri pribadi juga bisa menjadi jalan hidayah bagi orang lain walaupun hanya hal yang sederhana. Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, makai a mendapatkan pahala seperti pelakunya.” (HR. Muslim)

Adapun cara berdakwah di era digital:

  • Membagikan kutipan hadis atau ayat Al-Qur’an via WhatsApp/ Instagram Story
  • Menulis artikel atau blog islami
  • Membuat konten singkat edukatif di social media
  • Mengajak teman untuk ikut puasa arafah atau berqurban bareng

Berhaji dengan Hati_ meski kaki belum menapak di tanah suci, namun hati bisa berhaji melalui keikhlasan  amal. Jangan merasa kecil karena belum berhaji, karena Allah Maha Melihat segala usaha hamba-Nya.

“Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa dan harta kalian, tetapi Allah melihat kepada hati dan amal kalian.” (HR. Muslim)

Inspirasi Abadi, Kisah Nabi Ibrahim dan Relevansinya dalam Kehidupan Modern

Inspirasi Abadi, Kisah Nabi Ibrahim dan Relevansinya dalam Kehidupan Modern

Dalam kehidupan modern yang penuh tantangan dan pilihan, kita sering dihadapkan pada dilema antara nilai spritual dan duniawi. Di sinilah kisah Nabi Ibrahim as hadir sebagai inspirasi abadi bukan sekedar cerita masa lalu, namun teladan hidup yang sangat relevan hingga hari ini.

Nabi Ibrahim as adalah contoh luar biasa dari keberanian berpikir dan kekuatan iman. Sejak muda, ia mempertanyakan kepercayaan kaumnya yang menyembah berhala. ia berkata:

“Mengapa kamu menyembah berhala-berhala yang tidak dapat mendengar, tidak dapat melihat dan tidak dapat menolong kamu sedikit pun?” (Qs. Maryam: 42)

Keberanian ini menunjukkan pentingnya berpikir kritis dan tidak mengikuti arus secara membabi buta merupakan nilai yang sangat relevan di era digital saat ini, dimana informasi mudah tersebar yang tidak selalu benar. Nabi Ibrahim as mengajarkan bahwa mencari kebenaran dengan akal dan hati adalah bentuk keimanan yang sejati.

Puncak ujian keimanan Nabi Ibrahim as datang ketika Allah SWT memerintahkan untuk menyembelih anaknya yaitu Nabi Ismailas. Sikap yang ditunjukkan Nabi Ibrahim as dan Nabi Ismail as sangat luar biasa. Hal ini digambarkan dalam Al-Qur’an:

“Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersama ayahnya, Ibrahim berkata, ‘wahai anakku! Sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu’ Ia (Ismail) menjawab, ‘Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan kepadamu’, Insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar” (Qs. As-Safat: 102).

Inilah teladan tentang keihklasan, ketundukan, dan kepercayaan kepada Allah SWT. Dalam kehidupan modern, ini bukan hanya tentang pengorbanan anak namun ini adalah tentang pengorbanan ego, ambisi, atau kenyamanan demi sesuatu yang lebih bermakna yakni sebuah kejujuran, kebaikan, atau pengabdian.

Kisah ini bukan hanya dikenang setiap Dzulhijjah dalam ibadah haji atau kurban, namun juga menjadi simbol pengorbanan dalam kehidupan sehari-hari. Allah pun memuji ketaatan Nabi Ibrahim as:

“Dan (ingatlah) ketikan Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu ia melaksanakannya, Allah berfirman, Sesungguhnya Aku menjadikanmu imam bagi seluruh manusia”. (Qs. Al-Baqarah: 124).

Relevansi dalam Kehidupan Modern

Kisah Nabi Ibrahim as memberi kita kekuatan moral di zaman penuh kompromi, Saat harus memilih antara integritas atau popularitas, antara prinsip dan keuntungan pribadi, kita bisa melihat kembali Kisah Nabi Ibrahim as yang mengajarkan bahwa keimanan itu bukan sekedar keyakinan dalam hati, namun tindakan nyata yang terkadang berat namun selalu bermakna.

Ditengah dunia yang serba instan, kisah ini mengingatkan kita untuk sabar dalam setiap proses, teguh dalam setiap prinsip, dan tulus dalam setiap pengorbanan.

Barakallahufiikum…

ABADI Bergerak : Misi Kemanusiaan Atas Krisis Air Palestina

ABADI Bergerak : Misi Kemanusiaan Atas Krisis Air Palestina

Pada situasi yang amat sangat menyayat hati, di negeri yang dulunya hidup tanpa kekurangan justru hari ini menjadi negeri yang gersang dengan tanah yang penuh luka. Satu kebutuhan dasar manusia untuk hidup, adalah Air yang menjadi sumber kehidupan. Saat ini sudah lebih dari  655.000 meter pipa air bersih HANCUR TOTAL, hingga dehidrasi ada dimana-mana.

 Alhamdulillah, pada bulan lalu tepatnya pada tanggal 19-22 Mei 2025 ABADI kembali bergerak menjalankan Misi Kemanusiaan dengan Program Penyaluran Air Bersih ke Palestina. Terdapat sebanyak 4.800 orang telah merasakan aliran Air Bersih yang telah disalurkan. Misi kali ini ABADI bekerja sama dengan Salam Setara dan Kasih Palestina dalam upaya menyampaikan bantuan Air Bersih yang telah jadi amanah para donatur.

Proses penyaluran dilakukan selama 4 hari dengan beberapa titik pemukiman diantaranya : Gaza Utara, Gaza Barat dan Gaza Tengah Palestina. Wajahc-wajah yang amat ceria berkumpul membawa wadah seadanya menghampiri tangki-tangki air yang relawan bawa. Anak-anak datang dengan penuh tawa, mereka pulang membawa air bersih dengan penuh rasa syukur. Sebagian dari mereka ada yang sudah tidak memiliki orang tua, namun lihat bagaimana semangat mereka dalam berjuang untuk terus tumbuh ditengah hujanan bom di tanah mereka.

Jamal Al-Barai atau dikenal dengan Abu salah yang merupakan salah satu pengungsi di sebelah Barat Kota Gaza yang juga menjadi salah satu titik penyaluran air bersih menyampaikan bahwa : “Gaza saat ini menderita karena pengepungan yang sangat ketat. Sekitar 85% dari para pemuda tidak memiliki pekerjaan. Tidak ada air, tidak ada apa pun — bahkan pakaian pun tidak tersedia. Tepung saat ini sulit didapat karena pemblokiran. Mereka tidak memiliki air, tidak ada minuman. Mereka sangat menderita di musim panas yang sangat menyengat ini. Mereka terkena berbagai penyakit kulit akibat kondisi ini. Maka dari itu, kami memohon dan berterima kasih kepada semua yang mendukung distribusi air ini. Terima kasih kepada kalian semua. Semoga Allah memberkahi kalian”. 

Sahabat, terima kasih telah ikut berperan dan bergerak dalam Misi Kemanusiaan kali ini. Semoga apa yang telah sahabat berikan mendapat balasan terbaik dari Sang Pencipta. Sudah cukup kita hanya menjadi penonton, ini saatnya kita bersama bergerak menjadi salah satu Pejuang Al-Aqsa. Tidak melulu soal berapa nominal yang kita berikan, ini hanya perkara seberapa kita MAU dan MAMPU berikan. Yuk turut andil dalam Misi Kemanusiaan berikutnya!

Kantor Yayasan Amal Bakti Dunia Islam

Jl. Panji Tilar Negara No.150A, Tanjung Karang Kota, Lombok, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. 83115. Call Center: 087864556406 / 087743047875

Legalitas Yayasan

Keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia No. AHU-0019124.AH.01.12. Tahun 2023

BSI: (451) 711 7976 337

a.n. Amal Bakti Dunia Islam

Bank NTB Syariah: (128) 504 02 03644 27 5

a.n. Yayasan Amal Bakti Dunia Islam