Ulama Palestina Serahkan Bantuan untuk Korban Gempa

Ulama Palestina Serahkan Bantuan untuk Korban Gempa

infoabadi.org – Kehadiran Sekretaris Ikatan Ulama Al Quds, Syekh DR Muroweh Mousa Nassar ke berbagai lokasi pengungsian korban gempa di Lombok, tak hanya menyampaikan rasa empathy dari masyarakat Palestina. Syekh Muroweh pun menyerahkan bantuan dari masyarakat Palestina sebesar Rp 100 juta melalui lembaga ABADI atau Amal Bhakti Dunia Islam.

‘’Bantuan ini berasal dari masyarakat Palestina. Kami ikut berduka atas musibah gempa yang terjadi di Lombok ini. Kami harap, bantuan ini bisa sedikit mengurangi derita para pengungsi,’’ungkap Syekh Muroweh saat memberikan secara simbolis bantuan kepada perwakilan pengungsi di Dusun Mentareng, Desa Obel-Obel, belum lama ini.

Penyaluran Donasi dari Rakyat Palestina yang diserahkan oleh Syekh Muraweh Mousa Nassar pada korban Gempa Lombok

Para pengungsi terlihat antusias saat melihat kehadiran Syekh Muroweh di lokasi pengungsian. Bahkan, sebelum sampai ke tenda pengungsi pun, para aparat keamanan, baik polisi maupun TNI berebut untuk bersalaman dan mengantar syekh hingga ke dalam tenda pengungsi.

Baca juga: Posko Nasional Amal Bhakti Dunia Islam untuk Lombok Diresmikan Ulama Palestina

Mereka memperlakukan syekh begitu istimewa, melebihi dari para pejabat yang pernah mendatangi lokasi-lokasi pengungsian.
‘’Baru kali ini, ada yang datang ulama besar dari Palestina. Datang khusus untuk mendoakan para pengungsi supaya bisa tetap sabar dan segera pulih dari bencana. Ini lebih dari bantuan apapun yang sudah diberikan kepada pengungsi,’’ujar salah seorang petugas.

Sejak terjadi gempa bumi berkekuatan 6,4 skala richter yang menghancurkan 1000 lebih rumah, dan dua ribu lainnya rusak parah serta mengakibatkan 17 warga meninggal dunia di Lombok, berbagai bantuan telah disalurkan kepada para pengungsi. Mulai dari sembako, mie instan, pakaian bekas hingga karpet berbahan karet.

‘’Syekh ini datang jauh-jauh dari Palestina yang negaranya saja lebih susah dari kita, dan membawa bantuan. Alhamdulillah. Kami begitu terkesan,’’ujar anggota TNI yang ikut mengawal kehadiran syekh di lokasi pengungsian.

Posko Nasional Amal Bhakti Dunia Islam untuk Lombok Diresmikan Ulama Palestina

Posko Nasional Amal Bhakti Dunia Islam untuk Lombok Diresmikan Ulama Palestina

infoabadi.org – Gempa yang melanda Lombok pada Ahad (29/7) lalu telah meluluhlantakkan seribu lebih rumah warga, puluhan masjid dan dua ribu lebih rumah mengalami rusak parah. Itu belum termasuk 17 warga yang meninggal akibat tertimpa reruntuhan.

Untuk itu, Yayasan Abadi bersama Yayasan Harapan Amal Mulia dan beberapa lembaga amal sosial lainnya langsung bergerak cepat mendirikan Posko Nasional Amal Bhakti Dunia Islam untuk penanganan Gempa Lombok.

Baca juga: Rumah Satu Dusun Hancur Akibat Gempa

‘’Saat terjadi gempa pada Ahad, Senin kami sudah mulai mendistribusikan bantuan dan mendirikan posko ini,’’ujar Pembina Yayasan Abadi, Tuan Guru Mukhlis, belum lama ini.

Abadi - Lembaga Kemanusiaan
Penyaluran Donasi dari Rakyat Palestina yang diserahkan oleh Syekh Muraweh Mousa Nassar pada korban Gempa Lombok

Berbagai bantuan yang sudah diterima, kata dia, berasal dari berbagai lembaga sosial kepalestinaan seperti Amal Mulia, Kasih Palestina, Damai Aqsha Foundation (DAF), Darussalam Bogor, Karawang Berbagi, International Aqsa Institute (IAI), dan beberapa lembaga lainnya yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Bencana Gempa lombok

Tak sekedar menjadi posko yang menghimpun dan menyalurkan donasi dalam masa tanggap darurat, Posko Nasional Amal Bhakti Dunia Islam ini juga akan membuat program-program jangka menengah dan jangka panjang yang dapat bermanfaat untuk para pengungsi. Salah satunya adalah dengan membuat Program Renovasi Masjid Rusak Terdampak Gempa dan Program Renovasi Rumah Lansia Terdampak Gempa.

Damai - Lembaga Kemanusiaan
Syekh Muraweh Mousa Nassar menyapa korban bencana Gempa Lombok

Sementara itu, Sekretaris Ikatan Ulama Al Quds, Syekh DR Muroweh Mousa Nassar yang hadir meninjau berbagai lokasi pengungsian, turut hadir di Posko Nasional Posko Nasional Amal Bhakti Dunia Islam.

‘’Semoga seluruh kebaikan ini menjadi amal dan bermanfaat bagi para korban gempa,’’ungkap Syekh Muroweh usai meresmikan posko nasional ini.

Dari Palestina untuk Korban Bencana Gempa Lombok

Dari Palestina untuk Korban Bencana Gempa Lombok

 

infoabadi.org – Indonesia dan Palestina selama ini telah membangun hubungan yang erat antar negara. Dengan keadaan Palestina sekarang, Indonesia menjadi salah satu negara yang banyak membantu dalam bentuk donasi untuk keberlangsungan hidup di tengah ketidakkondusifan keadaan di Palsetina. Seperti beberapa waktu lalu pada awal tahun, pemerintah Nusa Tenggara Barat memberikan bantuan donasi untuk Palestina melalui Syekh Muraweh Mousa. Donasi yang diberikan merupakan hasil dari himpunan dana masyarakat Indonesia dengan tujuan yang sama, yaitu pembebasan Masjid Al-Aqsha. Seperti yang telah diketahui, Al-Aqsha merupakan kiblat pertama umat muslim dunia.

Bencana Gempa lombok
Syekh Muraweh mendatangi salah satu rumah milik warga yang hancur akibat Gempa di Lombok, NTB

Kini, giliran Indonesia mendapatkan dukungan dari Palestina. Kabar akan musibah gempa bumi yang menimpa saudara kita di Lombok, Nusa Tenggara Barat (29/7) memang telah menyebar ke seluruh penjuru dunia termasuk Palestina. Kabar duka ini juga ternyata ikut mengguncang saudara Palestina. Mereka ikut merasakan empati terhadap korban gempa bumi di Lombok. Terbukti dari pernyataan belasungkawa yang diungkap Syekh dari Palestina, yaitu Syekh Amjad Khalifa beberapa waktu lalu.

Bencana Gempa lombok

Perwakilan dari Palestina, Syekh Muraweh Mousa, yang beberapa waktu lalu juga mendatangi Nusa Tenggara Barat untuk menerima dana langsung dari Gubernur NTB, pun datang kembali ke Indonesia. Bersama dengan tim ABADI (Amal Bakti Dunia Islam), Syekh Muraweh Mousa mendatangi posko gempa di Desa Madayin, Ke. Sambelia, Nusa Tenggara Barat pada Selasa (31/7). Syekh Muraweh Mousa bersama dengan tim ABADI datang membawa bantuan untuk para korban di Lombok.

Korban Bencana Lombok

Syekh Muraweh terlihat membaur bersama para korban pengungsi di tenda pengungsian. Meski di kelilingi lingkungan yang tidak memadai, banyak puing-puing bangunan runtuh yang mengelilingi sekitar tenda, Syekh Muraweh tetap tersenyum seakan memberikan semangat untuk para korban. Dengan hadirnya Syekh Muraweh Mousa untuk para korban gempa bumi Lombok, diharapkan jalinan hubungan Palestina dan Indonesia akan semakin erat lagi dan bisa saling menguatkan di situasi apapun. Aamiin Ya Rabbalalamin. (dara/abadi)

Rumah Satu Dusun Hancur Akibat Gempa

Rumah Satu Dusun Hancur Akibat Gempa

infoabadi.org – Wajah Muhammad Fadli begitu lelah. Sudah dua hari terakhir, ia tak bisa tidur dengan tenang. Pada Minggu (29/7) pagi,  sekitar pukul 06.40 Wita Fadli terhenyak. Bumi mendadak berguncang dengan keras.

‘’Saya berusaha keluar secepatnya dari rumah,’’ungkap Fadli kepada tim Amal Mulia.

Rumahnya pun langsung ambruk. Malang nasib anaknya, Muhammad Rian Hidayatullah (10 tahun), yang tertimpa sedikit reruntuhan. Kaki anaknya itu patah.

Dikatakan Fadli, pada saat kejadian berlangsung terdengar suara gemuruh yang sangat keras. Usai mengangkat anaknya dari reruntuhan rumah, ia dan warga Dusun Melempuh, Desa Obel-Obel, Kecamatan Sambelia berlari ke arah gunung. Mereka takut terjadi tsunami. Maklum, dusun mereka terletak persis di bibir pantai.

‘’Kami masih bersyukur tidak terjadi tsunami,’’ucap Fadli.

Meski demikian, 50 rumah di Dusun Melempuh hancur, rata dengan tanah. Ratusan warga pun terpaksa tinggal di tenda-tenda pengungsian.

Dari data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terdapat 1000 lebih rumah hancur akibat gempa ini.

Mari kita ulurkan tangan untuk membantu saudara-saudara mereka.

 

 

500 Korban Gempa NTB Masih Terjebak Di Anak Rinjani,  300 Di Antaranya Warga Asing

500 Korban Gempa NTB Masih Terjebak Di Anak Rinjani, 300 Di Antaranya Warga Asing

DATA PARA KORBAN YANG MASIH TERPERANGKAP DI SEGARA ANAK RINJANI

Infoabadi.org – Evakuasi terkait korban gempa Lombok yang terperangkap di Segara Anak Rinjani terus digencarkan.
Menurut Data yang di dapatkan dari ABADI (Amal Bakti Dunia Islam), pendaki yang tercatat dalam Buku Registrasi Pengunjung Gunung Rinjani sebanyak 524 orang yang terdiri dari 358 orang WNA dan 166 orang WNI, termasuk di antaranya seorang mahasiswa asal Makasar bernama Muhamad Ainul Taksim A,(26 tahun).

Daftar Warga Negara Asing tersebut di antaranya:
1. Pengunjung asal Negara Malaysia 21 orang
2. Pengunjung asal Negara Prancis 35 orang
3. Pengunjung asal Negara Belanda 23 orang
4.Pengunjung asal Negara Thailand 174 orang
5. Pengunjung asal Negara India 5 orang
6.Pengunjung asal Negara Singapura 5 orang
7. Pengunjung asal Negara Italia 3 orang
8. Pengunjung asal Negara U.K 6 orang
9. Pengunjung asal Negara USA 5 orang
10. Pengunjung asal Negara Spain 5 orang
11. Pengunjung asal Negara Belgia 7 orang
12. Pengunjung asal Negara Swiss 13 orang
13. Pengunjung asal Negara China 7 orang
14. Pengunjung asal Negara Canada 8 orang
15.Pengunjung asal Negara Denmark 4 orang
16. Pengunjung asal Negara Swedia 2 orang
17.Pengunjung asal Negara Australia 2 orang
18. Pengunjung asal Negara Kroasia 1 orang
19.Pengunjung asal Negara Myanmar 1 orang
20.Pengunjung asal Negara Jerman 13 orang
21. Pengunjung asal Negara Austria 5 orang
22. Pengunjung asal Negara Jepang 2 orang Poladia 2 orang
23. Pengunjung asal Negara Bahrain 1 orang
24. Pengunjung asal Negara Pakistan 1 orang

Sementara itu Warga Negara Indonesia yang masih terperangkap di Gunung Rinjani adalah:
1. Pengunjung asal Jakarta 15 orang
2. Pengunjung asal Malang 2 orang
3. Pengunjung asal Probolinggo 4 orang
4. Pengunjung asal Banyuwangi 1 orang
5. Pengunjung asal Cirebon 1 orang
6. Pengunjung asal Tangerang 2 orang
7. Pengunjung asal Jombang 1 orang
8. Pengunjung asal Cilegon 1 orang
9. Pengunjung asal Gresik 2 orang
10. Pengunjung asal Solo 4 orang
11. Pengunjung asal Aik Beriq 1 orang
12. Pengunjung asal Mataram 2 orang
13. Pengunjung asal Loteng 1 orang
14. Pengunjung asal Lingsar 1 orang
15. Pengunjung asal Janapria 1 orang
16. Pengunjung asal KLU 4 orang
17. Pengunjung asal Lotim 5 orang
18. Pengunjung asal Lombok 12 orang
19. Pengunjung yang tidak mengisi Register sembilan (9) orang

Dari keterangan salah satu Pendaki yang sudah turun, para pendaki yang masih terperangkap di atas tersebut tidak bisa turun dikarenkan terjadi longsor yang menutupi akses jalan untuk turun ke bawah. Evakuasi terhadap lima ratus korban lebih tersebut terus diupayakan oleh TNI, Polri dan dibantu para relawan sampai hari ini (Senin 30/07). Tim medis juga telah bersiap di beberapa posko penyelamatan. (history/amalmulia)

Gempa 6,4 SR Mengguncang NTB, Abadi Buka Pusat Bantuan Gempa

Gempa 6,4 SR Mengguncang NTB, Abadi Buka Pusat Bantuan Gempa

infoabadi.org – Gempa berkekuatan 6,4 SR mengguncang Nusa Tenggara Barat. Pagi sekitar pukul 05.47 WIB, wilayah Lombok diantaranya Sembalun, Mataram, hingga Sumbawa Barat.

Abadi - Gempa bumi ntb
Rumah warga boboh akibat gempa yang mengguncang NTB

Pusat gempa berada di kedalaman 10 Km, dan tidak berpotensi tsunami. Hasil monitoring Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah terjadi 31 gempa susulan.

Di kutip dari antaranews.com, laporan sementara dari Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD menginformasikan, 5 orang meninggal dunia, 12 orang luka-luka, dan rumah warga serta fasilitas umum rubuh.

Data sementara dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tercatat kerusakan bangunan terjadi di kecamatan Sambelia, dan Sembalun, kabupaten Lombok Timur. Kerusakan bangunan, terutama rumah penduduk juga terjadi di kecamatan Bayan, kabupaten Lombok Utara.

 

Abadi - Gempa NTB
Titik Gempa Bumi yang terjadi di NTB dilihat dari petamonitoring BMKG

Merespon cepat adanya bencana gempa bumi ini, ABADI mebuka Pusat bantuan Gempa Lombok: Amal Bakti Dunia Islam dan Bajang alquds Nusantara, yang beralamatkan di Jln Lingkar Selatan Perumahan lingkar Pratama B 13.

Mohon doa dan dukungan dari sahabat se-indonesia untuk saudara kita di NTB, semoga diberikan kelancaran dan keselamatan. Aamiin Yaa Rabbal’alamin.

Kontak:
0878 6455 6406 (WA/Call/SMS)

Rek. Donasi
Bank Syariah Mandiri (451)
711.7976.337
an. Amal Bakti Dunia Islam