Bagi sebagian orang, hari kemerdekaan identik dengan perlombaan dan kemeriahan. Namun, bagi mereka yang hidup dalam keterbatasan, kebahagiaan bisa hadir melalui hal sederhana bermain bersama, mendapatkan perlangkapan sekolah, memperoleh layanan kesehatan, atau menerima bantuan pangan.
Di momen hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Amal Abadi berbagi kebahagiaan bersama anak yatim piatu dan lansia di Desa Lantan, Kecamatan batukeliang Utara, Lombok Tengah, pada senin, 17 Agustus 2026.
Sebanyak 66 anak yatim piatu mengikuti games dan kegiatan bersama dalam suasana penuh keceriaan. Mereka juga menerima paket pendidikan berupa buku, alat tulis, pakaian, dan uwang saku sebagai dukungan untuk kebutuhan belajar.
Kepedulian juga diberikan kepada 100 lansia. Mereka mendapatkan pemeriksaan kesehatan, obat dan vitamin secara gratis, kemudian menerima paket sembako berisi beras, telur, minyak, dan biskuit untuk membantu kebutuhan sehari-hari. Kegiatan berbagi mungkin berlangsung dalam satu hari, tetapi kebutuhan mereka terus berjalan. Anak-anak tetap membutuhkan perelengkapan pendidikan, sementara para lansia membutuhkan dukungan kesehatan dan pangan.
Donasi yang kita titipkan dapat membantu menghadirkan kebutuhan nyata tersebut. Sekecil apapun bantuan yang diberikan, jika di lakukan bersama, dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat. yuk , lanjutkan kebaikan bersama Amal Abadi. Salurkan donasi terbaik Anda dan bantu hadirkan pendidikan, pangan, kesehatan, serta kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.
Lombok Barat, 19 September 2026 peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Palang Merah Indonesia (PMI) ke 81 menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Dalam rangkain kegiatan tersebut, Amal Abadi bersama BKKBN Provinsi NTB turut mengambil peran menghadirkan kegiatan sosial dan kesehatan bagi masyarakat di Desa Karang bongkot, kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan Memorandom Of Understanding (MoU)antara Amal Abadi dan BKKBN Provinsi NTB dalam menjalankan program BKKBN khususnya dalam upaya mendukung penanganan dan pencegahan stunting di wilayah Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah sosialisasi kepada Keluarga Rentan Stunting(KRS). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada keluarga mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan perhatian terhadap kesehatan anak selama masa pertumbuhan.
Tidak hanya mendapatkan edukasi, anak-anak dari keluarga rentan stunting juga menerima paketgizi. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan nutrisi anak sekaligus membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari. kegiatan ini, keluarga diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga asupan gizi dan kesehatan anak sebagai bagian dari upaya bersama mencegah risiko stunting.
Rangkaian kegiatan dalam peringatan HUT PMI ke-81 ini juga diisi dengan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis bagi lansia. Sebanyak 1.000 lansia menjadi sasaran dalam kegiatan pengobatan gratis tersebut. Para lansia mendapatkan pemeriksaan kesehatan serta obat-obatan dan vitamin sesuai dengan kebutuhan. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat lanjut usia sekaligus memberikan akses pelayanan kesehatan yang lebih mudah bagi mereka.
Kegiatan di Desa Karang Bongkot ini melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Amal Abadi, BKKBN Provinsi NTB, TVRI NTB, dan PMII Kecamatan Labuapi. Sinergi tersebut menunjukkan bahwa upaya meningkatkan kesehatan masyarakat membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Melalui kolaborasi antara lembaga sosial, pemerintah, organisasi kepemudaan, dan pihak lainnya, berbagai program sosial dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Bagi Amal Abadi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen untuk menjalankan kerja sama bersama BKKBN Provinsi NTB melalui MoU yang telah disepakati, terutama dalam mendukung program pencegahan stunting di NTB. Pencegahan stunting membutuhkan upaya yang dilakukan secara berkelanjutan. Edukasi kepada keluarga, pemenuhan kebutuhan gizi anak, serta perhatian terhadap kesehatan masyarakat menjadi bagian yang saling berkaitan dalam mendukung kualitas hidup masyarakat.
Melalui rangkaian kegiatan dalam momentum HUT PMI ke-81 ini, Amal Abadi dan BKKBN Provinsi NTB terus mendorong kolaborasi dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Dari pemenuhan gizi anak hingga perhatian terhadap kesehatan lansia, kepedulian yang dilakukan bersama diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mendukung masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera di NTB.
Kantor Yayasan Amal Bakti Dunia Islam
Jl. Panji Tilar Negara No.150A, Tanjung Karang Kota, Lombok, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. 83115. Call Center: 087864556406 / 087743047875
Legalitas Yayasan
Keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia No. AHU-0019124.AH.01.12. Tahun 2023
“Barang siapa yang mengusap kepala anak yatim karena Allah, maka baginya setiap helai rambut yang disentuhnya adalah pahala” (HR. Ahmad)
10 Muharram dikenal sebagai Hari Asyura salah satu hari yang memiliki keutamaan besar dan menjadi waktu yang dianjurkan untuk menyantuni serta memuliakan anak-anak yatim. Pada 10 Muharram umat Islam berlomba-lomba berbagi, menghadirkan senyum, serta membalut duka mereka yang telah kehilangan orangtua dengan kasih sayang.
Adapun tujuan dari kegiatan Muharram Yatim ini adalah untuk memberikan momen cinta, doa, dan mengajarkan tentang kepedulian lintas batas.
Mengapa harus yatim dan Palestina?
Anak yatim di pelosok negeri, masih banyak anak-anak yatim yang menjalani hari-hari mereka dalam keterbatasan. Tidak semua bisa menikmati kehangatan keluarga, makanan bergizi, atau seragam layak untuk sekolah. Di sisi lain, anak-anak di Palestina kehilangan rumah, orang tua, dan rasa aman.
Keduanya (anak yatim dan anak Palestina) sama-sama kehilangan. Keduanya layak dipeluk. Oleh karena itu, Yayasan Amal Bakti Dunia Islam (ABADI) melalui hari yatim 10 Muharram, perayaan Hari Yatim di adakan dengan memberikan momen cinta, doa, dan mengajarkan kepedulian linas batas melalui edukasi tentang Palestina serta doa bersama mereka. Karena melalui doa yang tulus dari hati yang bersih akan melahirkan kekuatan yang tidak terlihat namun besar. Selain itu, anak-anak yatim diantar jemput dengan naik odong-odong untuk meningkatkan rasa kebersamaan antar sesama.
Kegiatan yang dilakukan:
Dongeng Inspiratif Palestina
Anak-anak yatim di edukasi tentang Palestina yang bertujuan untuk menimbulkan pemahaman keadilan, empati sebagai sesama muslim dan menumbuhkan jiwa juang untuk membela saudara di Palestina.
“Doaku untuk Palestina”
Anak-anak yatim diajak untuk menuliskan atau menggambarkan pesan untuk saudara di Palestina yang bertema “Doaku untuk Palestina”. Selain itu, bersama anak yatim dilakukan doa bersama untuk kebaikan bersama.
Swimming Fun
Anak-anak yatim diajak bermain bersama dan berenang di kolam. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pengalaman yang menyenangkan serta membangun kebersamaan di antara anak yatim. Melalui aktivitas berenang, anak-anak tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk bergerak aktif, melatih keberanian, serta meningkatkan rasa percaya diri.
Pembagian Parcel Spesial
Anak-anak yatim juga diberikan parcel spesial, hal ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan dan kebutuhan dasar yang bermanfaat bagi mereka. Parcel ini berisi alat tulis menulis dan snack bergizi. Selain itu, mereka juga diberikan identitas Palestina diantaranya syal Palestina untuk anak laki-laki dan jilbab Palestina untuk anak perempuan.
Doa dan Makan Bersama Anak Yatim
Makan bersama dilakukan setelah anak-anak mengikuti berbagai aktivitas. Suasana makan berlangsung dengan hangat dan penuh keceriaan. Anak-anak duduk bersama dalam kelompuk kecil dan menikmati hidangan dengan antusias.
Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan Muharram Bareng Yatim Jilid V (2025 M/ 1447 H) telah terlaksana dengan lancar dan penuh keberkahan. Melalui Yayasan ABADI ini diharapkan kegiatan Hari Raya Yatim bukan hanya menjadi momen sesaat, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam dan semangat berbagi yang terus tumbuh, baik di hati para penerima maupun dari para OrangBaik. Semoga Allah SWT membalas dengan keberkahan di dunia dan akhirat.
Terimakasih atas segala dukungan dan kepercayaannya. Barakallhufiikum…
Terima kasih telah terus menjadi bagian dari perjalanan kebaikan ini. Melalui uluran tangan Para Dermawan, banyak senyuman yang telah tercipta dan harapan baru terus tumbuh di tengah masyarakat yang membutuhkan.
Bulan Mei ini, kebaikan Para Dermawan menjadi cahaya harapan bagi mereka yang terbantu. Bersama ABADI kembali menebar manfaat melalui penyaluran bantuan sosial dan medis yang menjangkau berbagai kalangan mulai dari pelosok negeri sampai ke luar negeri yakni Palestina.
Selama bulan Mei, melalui ABADI Para Dermawan telah menyalurkan bantuan program yakni:
Bantuan Pengobatan Medis; Penerima manfaat 11 jiwa
Peduli Lansia Nusantara; Penerima manfaat 3 jiwa
Tebar Kebaikan untuk Dhuafa; Penerima manfaat 100 jiwa
Sayangi Yatim Nusantara; Penerima manfaat 18 jiwa
Peduli Disabilitas; Penerima manfaat 3 jiwa
Peduli Palestina; Penerima manfaat 4800 jiwa
Setiap langkah kebaikan yang terjadi bulan ini adalah hasil kebaikan hati Para Dermawan. Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang terus mengalir. Mari terus bersinergi, karena sekecil apapun bantuan dari Para Dermawan dapat berdampak besar bagi mereka yang membutuhkan.
Pada akhir-akhir ini banyak laporan yang masuk ke akun Amal Abadi baik dari via WhatsApp maupun Instagram dengan konfirmasi apakah Amal Abadi bekerjasama dengan aplikasi atau program yang menawarkan donasi secara Cashback.
Kronologinya, Pada hari Jum’at, 10 Januari 2025 pukul 14.21 WITA. Korban pertama melaporkan telah melakukan transfer ke rekening BCA Amal Bakti Dunia Islam sebesar Rp.160.000, lalu pada akhirnya mereka akan disuruh download aplikasi Z.Coint dan transfer ke rekening yang mengatasnamakan pribadi dengan iming-iming mendapatkan cashback. Pihak Amal Abadi pun menegaskan tidak pernah bekerjasama dengan aplikasi manapun.
Selanjutnya Pada hari Jum’at, 24 Januari pukul 17.54 WITA, korban kedua melapor melalui via Instagram Amal Abadi Nusantara yang menanyakan apakah Abadi ada kerjasama dengan Lucky Event. Kronologis laporan kedua ini diterangkan cukup detail.
Awalnya korban ditelpon oleh pelaku dengan menyebutkan nama dan alamat pelaku secara detail dan benar. Korban diberitahukan bahwa ia merupakan salah satu orang yang beruntung untuk mengikuti event yang diselenggarakan, pelaku bahkan menginformasikan bahwa mereka telah bekerjasama dengan beberapa e-commerce terbesar di Indonesia seperti Shope* dan Toko Pedi*.
3 hari kemudian, korban mendapatkan hadiah yang dikirimkan lansung ke alamat korban berupa sebuah gelang. Setelah itu, ia ditelpon oleh pelaku yang meminta korban untuk bergabung ke grup WhatsApp dengan alasan pelaku diminta memberikan rating terhadap hadiah yang telah dikirimkan dan di iming-imingi akan mendapatkan komisi sebesar Rp.25.000. Setelah masuk dalam group chat yang isinya 14 orang termasuk adminnya, korban diminta menuliskan nama dan nomor rekening pribadi dengan alasan untuk mendapatkan uang lagi dengan cara yang berbeda. Korban disuruh hanya follow akun-akun yang ada di e-commerce (shope*) dan nantinya akan mendapatkan komisi. Selanjutnya korban dikirmkan link dan disuruh mendowload aplikasi Halifax dengan iming-iming akan diberikan komisi sebesar Rp.43.000.
Tidak berhenti sampai disitu, pelaku langsung menipu korbannya dengan melakukan donasi dengan pilihan donasi sebesar Rp.28.000 atau Rp.50.000 ke rekening BCA Yayasan Amal Abadi dengan iming-iming akan diberikan cashback yang lebih besar daripada donasi yang telah dikirimkan. Dan setelah itu, si korban diminta untuk melakukan transfer lagi dengan nominal yang lebih besar ke rekening atas nama pribadi dengan jumlah yang lebih besar.
Laporan selanjutnya kami terima pada hari Selasa, 28 Januari 2025 pukul 07.40 WITA dengan laporan yang sama, mereka bisa berdonasi melalui program Abadi dengan jumlah Rp.28.000 atau Rp.50.000 ke rekening BCA Yayasan Amal Abadi dengan iming-iming akan diberikan cashback yang lebih besar daripada donasi yang telah dikirimkan. Namun aplikasi yang didownload adalah Aplikasi Trusty.
Perhatian! Kecanggihan teknologi yang semakin berkembang pesat dapat dimanfaatkan oleh orang-orang dengan salah. Para pengguna Telpon Pintar dan sejenisnya diharapkan lebih bijak lagi. Jangan sampai klik link dan mengunduh aplikasi sembarangan karena bisa terjadi pendeteksian informasi pribadi dan lain sebagainya.
Lembaga Amal Abadi tidak pernah menggunakan rekening yang mengatasnamakan pribadi. Aplikasi yang telah disebutkan di atas mohon diperhatikan!
Rabu, 20 November 2024 Amal Bakti Dunia Islam (ABADI) kembali mendistribusikan air bersih di Desa Labuan Tereng, Lembar, Kabupaten Lombok Barat yang tertimpa kekeringan berkepanjangan. Pendistribusian air bersih ini menargetkan 5 dusun yakni Dusun Embung Kolah, Peelpok, Grepek, Lendang Andus, dan Kesambik Rempek.
Dalam hal ini, ABADI mendistribusikan sebanyak 7 tangki air bersih dengan ukuran 5500 Liter dengan 801 Kepala Keluarga yang tercukupi.
Desa Labuan Tereng, Lembar telah mengalami kekeringan yang berkepanjangan dan sulit untuk mengakses air bersih dikarenakan daerah ini berada di perbukitan yang kering, bahkan pengadaan sumur bor juga sulit dilakukan karena kondisi tanah yang penuh dengan bebatuan sehingga penggalian sulit dilakukan, keadaan yag seperti ini bahkan memakan waktu yang lama dan biaya hingga mencapai 30 juta.
Kepala Desa Labuan Tereng, Lembar menyampaikan “Terimakasih atas bantuan air bersihnya, karena masyarakat kami selalu menanti-nanti untuk bantuan air bersih. Semoga nanti di lain kesempatan atau di lain waktu bisa memberikan bantuan lagi, kami sangat-sangat membutuhkan lagi apalagi pada musim kemarau sangat dibutuhkan masyarakat kami. Apalagi sekarang belum ada sumur bor, belum ada sumur gali, sehingga kami mengharapkan dilanjutkan bantuan air bersihnya” Alhamdulillah, penyaluran air bersih berjalan dengan lancer dan disambut oleh masyarakat dengan gembira, semoga program-program kebaikan lainnya selalu dipermudah kedepannya untuk membantu di sekitar kita.
Alhamdulillah.. Sejak Desember 2023, Amal Bakti Dunia Islam (ABADI) berkolaborasi dengan BAZNAS Nasional telah launching bantuan beasiswa khusus disabilitas. Beasiswa ini dikhususkan bagi penyandang disabilitas dhuafa dengan menyalurkan beasiswa secara langsung dan melakukan pendampingan keterampilan bagi para disabilitas dengan tujuan menciptakan pendidikan inklusi yang mandiri.
Pada semester pertama penyaluran dilakukan di Sekolah Luar Biasa Negeri 1 Mataram dengan melakukan penyaluran secara langsung dan pendampingan keterampilan kepada siswa. Pada setiap semester penyaluran dilakukan dengan 5 tahap, dimana masing-masing tahapan beasiswa disalurkan kepada disabilitas dhuafa sebanyak 15 orang dan pendampingan keterampilan pada bidang yang berbeda-beda dalam setiap tahapnya. Penyaluran pada semester ini dilakukan dari bulan Desember 2023 – April 2024.
Pada semester kedua penyaluran beasiswa khusus disabilitas dilakukan di Yayasan Samara, Kediri, Lombok Barat. Sama seperti sebelumnya, penyaluran ini dilakukan dengan 5 tahap dari bulan Juli-November 2024. Namun pendampingan keterampilan pada Yayasan Samara ini berfokus pada pengembangan tim koperasi disabiltas dengan tujuan menciptakan pendidikan inklusi yang mandiri.
Melalui kerjasama Beasiswa Khusus Baznas bersama ABADI diharapkan mampu memberikan pelayaan terbaik untuk kelompok disabilitas guna meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang unggul di masa mendatang.
Selasa, 29 Oktober 2024 Amal Bakti Dunia Islam (ABADI) berkolaborasi dengan Rumah Zakat Perwakilan NTB menyalurkan air bersih ke pelosok Lombok Timur bagian selatan yang tertimpa kekeringan berkepanjangan setiap tahunnya, letaknya di Desa Ekas Buana terutama di 4 dusun yakni Dusun Ekas, Dusun Ekas Damai, Dusun Lendang Terak, dan Dusun Kwang Adi.
Pada penyaluran ini yayasan Abadi dan Rumah Zakat NTB menyalurkan sebanyak 14 tangki air bersih dengan mencapai sebanyak1226 Kepala Keluarga yang tercukupi.
Dengan kondisi kekeringan yang telah terjadi selama bertahun-tahun, masyarakat setempat sangat berterimakasih kepada pihak-pihak yang terkait dalam menyalurkan air bersih kepada mereka dan berharap dengan adanya bantuan ini juga menjadi perhatian bagi lembaga-lembaga yang bergerak di bidang sosial untuk terus berkolaborasi menyalurkan bantuan atau dapat memberikan solusi yang baik untuk mengatasi kekeringan di wilayah mereka.
Kepala Dusun Lendang Terak, Bapak Fatih menyampaikan “Kejadian ataupun kondisi yang seperti ini telah terjadi bertahun-tahun lamanya, sehingga adanya bantuan ini pertama kami berterimakasih dengan adanya bantuan di dusun kami yang mendapatkan 4 tangki air bersih, dan selanjutnya kami juga berharap dengan adanya bantuan ini menjadi perhatian bersama untuk lembaga-lembaga seperti ini (yang bergerak di bidang sosial) untuk terus berkolaborasi menyalurkan bantuan ataupun solusi yang baik untuk mengatasi ini (kekeringan)”
Penyaluran air bersih ini bagi masyarakat yang mengalami kekeringan sangat bermanfaat bagi mereka dikarenakan setiap seminggu mereka harus mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk membeli air bersih.
“Pokoknya kami sangat berterimakasih dan berharap terus adanya bantuan ini, karena setiap minggunya warga sekitar rata-rata hampir mengeluarkan kisaran Rp.200.000 hingga Rp.250.000 untuk membeli air” lanjutnya.
Semangat Kemanusiaan Dalam Rangkaian Palestine Solidarity Day & Milad ke-3 ABADI
Infoabadi.org — Nilai-nilai kemanusian dan kepedulian antar sesama begitu dirasakan selama berlangsungnya rangkaian kegiatan Palestine Solidarity Day dan Milad ke-3 ABADI. Mau tau apa saja kegiatan yang ada di dalam peringatan Palestine Solidarity Day ABADI? Yuk simak informasi selengkapnya dari Amal Bakti Dunia Islam, lembaga donasi Palestina terpercaya berikut ini.
Kemeriahan Dalam Khidmatnya Peringatan Palestine Solidarity Day ABADI
Gedung Graha Bakti Praja, Komplek Gubernuran Nusa Tenggara Barat menjadi saksi berlangsungnya Palestine Solidarity Day yang dipersembahkan oleh ABADI sebagai bagian dari rasa syukurnya atas Milad ABADI yang ke-3. Kegiatan ini dilakukan pada hari Minggu, tanggal 29 November 2020 dan turut menjalankan protokol pencegahan Covid-19.
(Ket. Penampilan After Hitz Band di panggung Palestine Solidarity Day & Milad ke-3 ABADI Dok. ABADI)
Nilai-nilai Kepalestinaan dan semangat juang Keislaman menjadi nafas utama dari lagu-lagu yang dibawakan oleh After Hitz Band dan Nasyid Al-Mujaddid selama acara Palestine Solidarity Day berlangsung.
(Ket. Penampilan Pak De Zainudin yang menghanyutkan para peserta dalam gambaran kehidupan Palestina. Dok. ABADI)
Pembacaan puisi oleh Pak De Zainudin, Seniman NTB, turut membawa peserta hanyut dalam alunan kata-kata yang bercerita tentang kehidupan penduduk Palestina. Puisi beliau benar-benar menggambarkan bagaimana anak-anak Palestina, pemuda Palestina, dan orang tua Palestina selalu berjuang setiap harinya.
(Ket. Penampilan teatrikal dari Teater Sanggar Lempot. Dok. ABADI)
Lebih lanjut lagi, peserta Palestine Solidarity Day pun disajikan penampilan teatrikal oleh Teater Sanggar Lempot yang berjudul Tangisanku Untuk Palestina. Penampilan ini bercerita tentang seorang bapak yang meremehkan perjuangan orang-orang Palestina. Namun, melalui kabar Palestina yang disampaikan istri dan anaknya, akhirnya membuat ia sadar atas kesalahan yang telah dilakukannya.
Melalui penampilan teatrikal ini, kita semua diajak untuk merenungi, apakah kabar Palestina benar-benar sampai pada kita? Ataukah hanya kita biarkan berlalu begitu saja? Sungguh pertanyaan ini hanya diri kita sendiri yang mampu menjawabnya.
Orasi Kemanusian oleh TGH Achmad Muchlis
Melalui peringatan Palestine Solidarity Day, TGH Achmad Muchlis, selaku Pembina ABADI, turut serta menyampaikan orasi kemanusian kepada seluruh peserta yang hadir di lokasi maupun virtual. Orasi yang beliau sampaikan membahas tentang nilai-nilai kemanusian yang mendorong orang-orang untuk membantu penduduk Palestina.
(Ket. Orasi kemanusian yang sedang disampaikan oleh TGH Achmad Muchlis. Dok. ABADI)
Lebih lanjut beliau memaparkan nilai-nilai kemanusian dari sudut pandang Islam dan menggunakan surat Al-Maidah ayat 32 sebagai dasar pembahasan. Adapun arti dari surat Al-Maidah ayat 32 ialah sebagai berikut:
“Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak di antara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan di muka bumi.”
Simak juga informasi lainnya seputar kesempatan untuk menjadi bagian dari Keluarga Palestina di sini!
Beliau pun turut menyampaikan kutipan Pembukaan UUD 1945 sebagai alasan yang kuat kenapa kita harus mendukung kemerdekaan Palestina. Karena sudah sangat jelas Pembukaan UUD 1945 saja menentang segala bentuk penjajahan di atas dunia ini dan menegaskan bahwa kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa.
Oleh karena itu, beliau mengajak kita semua untuk mulai membulatkan tekad dalam membela Al-Aqsha dan mendukung perjuangan Palestina. Bila tidak mampu mendukung dengan harta benda, kita dapat mendukung Palestina dengan doa yang tulus. Namun, akan lebih baik lagi apabila kita berdoa dan melengkapinya dengan berderma ke Palestina. (miftah/abadi)
Muhammad Iqbal, menyampaikan pemikiran melalui syair/Islami
Lewat syair-syair pemikiran Muhammad Iqbal, dapat menggugah hati umat Islam yang tengah “tertidur” pulas berabad-abad yang lalu
Infoabadi.org— Kajian Sore Plus hadir kembali untuk mengisi waktu-waktu sore Sahabat, kali ini mengkaji mengenai “Renungan Pemikiran Dr. Muhammad Iqbal Tentang Rintihan Umat Islam” yang diulas oleh KH. Sri Bintoro Hadiwidjoyo pada 20 April 2020 lalu. Simak informasi selengkapnya yang telah disajikan Amal Bakti Dunia Islam, lembaga penghimpun donasi kemanusiaan berikut ini.
Muhammad Iqbal Penggugah Umat Islam Lewat Syair
Dalam Kajian Sore Plus (KaSeP) KH. Sri Bintoro Hadiwidjoyo yang merupakan seorang pakar sejarah dunia Islam, pakar kristologi dan tokoh pendidikan di Nusa Tenggara Barat ini menjelaskan bahwa Muhammad Iqbal adalah seorang tokoh kebangkitan Islam, khususnya di wilayah India dan Pakistan (yang kala itu belum memisahkan diri).
Patut untuk diketahui bersama bahwa Muhammad Iqbal yang hidup pada 1873-1938 telah memperlajari sajak-sajak Persia belia, kebiasaan yang melekat itu membuatnya menjadikan sajak atau puisinya sebagai jalan untuk menyuarakan pemikiran. Dibangunkannya umat Islam yang pada saat itu sedang ‘tertidur lelap’ lewat sajak-sajak pemikiran yang disampaikan Muhammad Iqbal, yang kemudian menjadi penyambung lidah bagi generasinya.
Sajak Shikwa Wal Jawabi Shikwa
Sri Bintoro yang juga merupakan pengurus Dewan Dakwah Indonesia menjelaskna bahwa beragam sajak telah dihasilkan oleh Iqbal, dengan salah satu yang masyhur adalah sajak yang berjudul Shikwa Wal Jawabi Shikwa. Iqbal mengingatkan kaum muslimin tentang masa lalu kejayaan Islam, seraya mengeluh mengenai bala bencana yang terjadi pada masanya, lalu dinyalakannya dalam kalbu umat Islam api harapan demi masa depan yang gemilang.
Sajak yang berjudul Shikwa Wal Jawabi Shikwa memiliki makna yang dalam tentang pengaduan umat Islam kepada Tuhannya (Allah Swt) yang kemudian dijawab lewat karya sastra selanjutnya tentang jawaban Tuhan atas keluhan hamba-hamba-Nya itu.
Shikwa
Shikwa memiliki arti pengaduan kepada Allah Swt. bagian pertama dalam sajak shikwa menjelaskan pengaduan umat islam terhadap Tuhan yang dirasa berat sebelah kepada umat non-muslim, di mana mereka mendapatkan banyak kemudahan dibandingkan dengan umat Islam yang pada saat itu khususnya di India tengah berada di bawah pendudukan Inggris.
Shikwa melukiskan perasaan sebal dan kesal umat muslimin yang bertumpuk-tumpuk dalam pikiran mereka, menjauhkan diri dari sikap intropeksi diri, mengutuki nasib dan penyakit yang seolah-olah telah menjadi takdir mereka.
Dalam puisi karya Muhammad Iqbal ini, menggambarkan kelemahan umat Islam sebagai pihak yang kalah, dipecundangi, dipermalukan, bahkan terjadi penghinaan terhadap umat Islam pun tidak ada yang membela. Umat seolah-olah berkata “Ya Allah Swt. kenapa Eengkau tidak berpihak kepada kami? Justru Engkau berpihak kepada umat yang selain kami.”
Jawabi Shikwa
Iqbal kemudian menjawab pengaduan umat muslimin dalam sajak Jawabi shikwa. Jawabi Shikwa artinya jawaban Allah Swt. atas pengaduan yang disampaikan oleh umat Islam. Iqbal menunjukan bahwa tempat yang sakit itu ada pada urat nadi umat Islam. Diceritakannya kepada kaum muslimin bahwa bukanlah Tuhan yang tidak adil kepada mereka. Tetapi mereka sendiri sebagai umat Islam bersikap tidak adil dan jujur terhadap dirinya.
Ditunjukan oleh Iqbal bahwa sikap fatalis umat muslimin ialah menipu diri sendiri, ialah semacam tabir untuk menyelubungi kekurangan diri sendiri. Diperingatkan oleh Iqbal, jalan keluar permasalahan adalah kembali kepada warisan yang nyata yaitu adalah Al Quran. Dengan sinar yang tak kunjung padam dari Al-Quran yang akan menjadi petunjuk terhadap persoalan-persoalan umat Islam.
Sepenggal sajak dalam jawabi shikwa diantaranya adalah sebagai berikut:
“Telah kami hamparkan tikar. Tapi siapakah yang telah datang bertanya?
Telah kami bentangkan jalan kemuliaan, tetapi siapa yang telah bersiap melaluinya?
Sungguh cahaya telah kami pancarkan dari fitrah, tetapi permata tidak menyambut sari cahaya dari-Nya. Seakan-akan sejumput tanah ini tidak akan terjadi dari tanah insaniah yang pertama ditempa. Benarkah kamu telah bersedia di zaman baru? Menjadi abid Allah Swt., tentara Muhammad?”
Pesan Muhammad Iqbal Untuk Pemuda
Sri Bintoro menyampaikan bahwa dalam sajaknya, Muhammad Iqbal juga memberikan pesan untuk pemuda sebagai generasi yang akan melanjutkan perjuangan, salah satu pesannya yang tersirat adalah sebagai berikut:
“Aku harapkan pemuda inilah yang sanggup menjalankan zaman yang baru, memperbaharui kekuatan iman, menjalankan perintah hidayat, menjalankan ajaran khatimul anbiya, menancapkan di tengah medan, pokok ajaran Ibrahim”
Muhammad Iqbal tidak hanya menjadi pemikir Islam dan membangkitkan semangat umat Islam yang tengah tertidur pada saat itu, tetapi pemikiran-pemikiran Muhammad Iqbal ini yang kemudian menjadi sebuah kekayaan khazanal intelektual yang dimiliki oleh umat Islam. Semoga kita semua sebagai penerus perjuangan para pendahulu dapat mengambil peran dan mengampu amanah dengan sebaik-baiknya pada masa ini dan masa yang akan datang. (itari/infoabadi)