77 TAHUN PALESTINA MENDERITA, LANTAS KEMANA PERGI NURANI DUNIA?!

77 TAHUN PALESTINA MENDERITA, LANTAS KEMANA PERGI NURANI DUNIA?!

Sahabat, tahukah kamu tepat pada tgl 15 Mei 1948 adalah pengingat kembali atas luka mendalam warga Palestina yang disebut sebagai NAKBA. Nakba dikenal sebagai Malapetaka Palestina, adalah penghancuran masyarakat dan tanah air Palestina. Tepat pada hari ini 15 Mei 2025 sudah 77 tahun Palestina dipaksa meninggalkan tanah airnya sendiri, disiksa habis-habisan tanpa ampun, akses makanan yang semakin dipersulit bahkan akses medis dihancurkan hingga rata. Data wilayah Palestina secara resmi seluas sekitar 6.020 km², terdiri dari Tepi Barat (±5.655 km²) dan Jalur Gaza (±365 km²). Pada 1995, Palestina menguasai sekitar 2.627 km² (44%) wilayah ini, meliputi Area A dan B di Tepi Barat serta seluruh Gaza. Namun pada 2025, penguasaan efektif Palestina menurun menjadi sekitar 2.372 km² (39%) karena Israel mengontrol sekitar 60% Tepi Barat (Area C, ±3.393 km²) dan lebih dari 70% Gaza (±255 km²) menjadi zona terlarang akibat blokade dan konflik. Dengan demikian, meski klaim wilayah tetap sama, kendali faktual Palestina menyusut signifikan (sumber: Wikipedia West Bank, Gaza Strip, dan laporan politik terbaru).

Tepat pada tgl 15 Mei 1948 lalu ada sebuah Negara yang indah nan syahdu dikenal dengan kedamaian serta air yang berlimpah, namun sayang lebih dari 700.000 rakyatnya diusir tanpa ampun dari tanahnya sendiri. Rumah-rumah mereka perlahan diakuisisi, tanah-tanah mereka semakin terhimpit hingga orang-orangya kini tertatih-tatih tanpa atap dan makananan. Sahabat, 77 tahun Palestina terusir dari tanah sendiri, 77 tahun Palestina menderita, 77 tahun Palestina menanggung beban KEHILANGAN, KESEDIHAN dan KESENGSARAAN atas PENYIKSAAN yang telah mereka alami.

Sahabat pesan ini bukan hanya sekedar tulisan, ini adalah peringatan atas bungkamnya dunia terhadap pembantaian yang telah puluhan tahun terjadi. Sampai pada hari ini pembantaian itu terjadi setiap detiknya. Pembantaian ini terus terjadi hingga memuncak kembali pada 7 Oktober 2023, kita bersama menolak lupa bahwa ini bukan sekedar penyerangan biasa melainkan pembantaian dan dunia menjadi saksi atas krisis kemanusiaan yang terjadi. Hingga saat ini berdasarkan Laporan Kementrian di Gaza tercatat sudah lebih dari 52.908 orang meninggal dunia dan 119.721 lainnya luka-luka dengan sebagian korbannya didominasi oleh perempuan dan anak-anak. Tidak cukup sampai disana, semakin hari kondisi Palestina semakin menyayat hati, bagaimana tidak jumlah korban terus bertambah di sisi lain akses medis, air dan makanan terus saja dihancurkan. Jumlah rumah sakit, sekolah hingga sumur dan jaringan air sudah tidak terhitung lagi kerusakannya.

Lantas sahabat sampai kapan kita hanya akan menjadi penonton atas krisis kemanusiaan yang terjadi, Pembantaian ini dilakukan di tanah mereka sendiri. Mari terus bersama berdiri tegak bahu membahu atas penghapusan krisis kemanusiaan ini. Do’a jangan sampai terhenti, bantuan harus tetap bersama kita ikhtiarkan. NAKBA akan menjadi harapan dan semangat baru atas berdiri tegaknya Rasa Kemanusiaan yang selama ini dunia sembunyikan.

Kantor Yayasan Amal Bakti Dunia Islam

Jl. Panji Tilar Negara No.150A, Tanjung Karang Kota, Lombok, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. 83115. Call Center: 087864556406 / 087743047875

Legalitas Yayasan

Keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia No. AHU-0019124.AH.01.12. Tahun 2023

BSI: (451) 711 7976 337

a.n. Amal Bakti Dunia Islam

Bank NTB Syariah: (128) 504 02 03644 27 5

a.n. Yayasan Amal Bakti Dunia Islam

RAMADHAN 1446 H ABADI KEMBALI SAMBANGI PALESTINA

RAMADHAN 1446 H ABADI KEMBALI SAMBANGI PALESTINA

“Dan sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya” 

(HR. At-Thabrani No. 5787.)

Alhamdulillah pada Ramadhan 1466 H tahun ini ABADI kembali berhasil menyalurkan bantuan Ifthar atau berbuka puasa ke Palestina. Konsistensi ABADI dalam menjalankan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mengambil peran saling bahu membahu untuk Palestina terus dijalankan. Penyaluran kali ini Amal Bakti Dunia Islam menjalankan projectnya bekerja sama dengan salah satu mitra nya yakni Friends of Palestine. Berkat bantuan dan do’a yang telah diberikan oleh sahabat ABADI sekalian Misi Kemanusiaan kali ini kembali berhasil, bantuan kita berhasil sampai dan disalurkan langsung di Gaza Palestina meskipun dengan berbagai rintangan yang dihadapi.

Penyaluran program ifthar tahun ini dilakukan di satu titik lokasi tepatnya di Lingkungan Al-Tuffah (kamp pengungsi Al-Tuffah) dan pusat zakat, Gaza Utara. Bantuan yang telah sahabat berikan kini telah menjadi 2.500 paket hidangan berbuka puasa, paket berbuka yang disalurkan berupa nasi dan daging domba. Paket berbuka yang sahabat berikan tidak hanya menjadi pengganjal perut tapi juga semangat baru bagi mereka untuk menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramadhan, Alhamdulillah setidaknya hari ini saudara kita di Palestina bisa berbuka. Bantuan yang sahabat berikan adalah bentuk cinta bagi saudara kita yang telah sangat lama didera rasa haus, lapar dan sakit yang tak tertahan. Paket berbuka kali ini Alhamdulillah menjadi penambah gizi dan tenaga untuk saudara kita di Palestina bertahan.

Sahabat, Alhamdulillah berkat bantuan dan sedekah yang telah diberikan kini setidaknya terdapat 2.500 keluarga terdampak palestina telah terbantu. Terima Kasih yang amat dalam disampaikan oleh seluruh keluarga palestina kepada OrangBaik yang telah selalu merangkul Palestina yang berada di tengah krisis kemanusiaan. Mereka juga turut mendoakan semoga apa yang telah sahabat berikan dibalas oleh Sang Maha Pencipta dengan sebaik-baiknya balasan. Sahabat mari bersama untuk terus berkomitmen memberikan bantuan terbaik untuk saudara kita di Palestina. Sahabat, Harapan Palestina adalah Harapan kita bersama. Jangan biarkan saudara kita sendirian melawan rasa sakit, haus  dan lapar lagi.

Kantor Yayasan Amal Bakti Dunia Islam

Jl. Panji Tilar Negara No.150A, Tanjung Karang Kota, Lombok, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. 83115. Call Center: 087864556406

Legalitas Yayasan

Keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia No. AHU-0019124.AH.01.12. Tahun 2023

BSI: (451) 711 7976 337

a.n. Amal Bakti Dunia Islam

Bank NTB Syariah: (128) 504 02 03644 27 5

a.n. Yayasan Amal Bakti Dunia Islam

ABADI MENJALANKAN MISI KEMANUSIAAN KE YORDANIA

ABADI MENJALANKAN MISI KEMANUSIAAN KE YORDANIA

Yayasan Amal Bakti Dunia Islam kembali menjalankan Misi Kemanusiaan yakni penyaluran kepada pengungsi Palestina tepatnya di Yordania. Misi kemanusiaan ini dilakukan selama 9 hari tepatnya pada tanggal 19-27 Januari 2025. Misi ini berhasil menjangkau 3.600 orang Penerima Manfaat dengan titik lokasi distribusi bantuan di beberapa kamp diantaranya: Kamp Gaza, Kamp Irbid, Kamp Wihdaat dan Kamp Jaufah.

Bantuan Food Basket Untuk Keluarga Terdampak

Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako, hot meal, pakaian musim dingin, bantuan medis untuk pasien kanker palestina senilai $4.500 dan bantuan gandum senilai $20.755 sebagai bentuk komitmen untuk memastikan bahwa mereka bisa bertahan melanjutkan hidup memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari warga palestina.

Selama proses penyaluran berlangsung, terdapat beberapa aktivitas yang dilakukan tim ABADI di lapangan salah satunya ialah mendongeng sekaligus makan bersama dengan 100 anak-anak Palestina “Alhamdulillah setiba kami di Yordania, kami menyaksikan senyum indah saudara-saudara kita di Palestina. Suara tawa anak-anak palestina menyambut kami dengan riang” ungkap Direktur ABADI yang ikut serta dalam misi kemanusiaan ini.

Dongeng dan Makan Bersama 100 Anak Palestina

Selain penyaluran bantuan tim ABADI juga melakukan kunjungan strategis ke beberapa Lembaga Kemanusiaan yakni diantaranya: UNRWA (United Nations Relief and Works Agency) yang merupakan Lembaga Kemanusiaan di bawah naungan PBB yang bergerak memberikan bantuan dan perlindungan bagi para pengungsi Palestina yang terdaftar, JHCO (Jordan Hashemite Charity Organization) merupakan Lembaga Kemanusiaan yang berada di bawah naungan pemerintah yordania. Selain itu tim ABADI juga melakukan kunjungan sekaligus pertemuan dengan Kedutaan Besar RI untuk Yordania & Palestina dalam rangka membahas koordinasi dan efektifitas dengan pendistribusian bantuan kemanusiaan ke Palestina.

Amal Bakti Dunia Islam akan terus berkomitmen untuk membantu saudara Palestina kita yang berada di berbagai lokasi pengungsian. Sahabat ABADI, kini saudara kita di Palestina sedang mengalami kondisi yang berat bukan hanya sekadar tantangan fisik, tetapi juga ujian ketahanan dalam menghadapi kondisi yang sulit. Melalui dukungan darimu, program kemanusiaan ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi mereka yang membutuhkan.

Mari bersama rapatkan barisan, bahu membahu untuk menebar kebermanfaatan yang lebih luas dengan misi berkelanjutan. Jangan pernah hanya menjadi penonton dalam menyaksikan kebaikan, mari terus ikut terlibat menjadi agen kebaikan dengan sebaik-baiknya usaha kita.

4 Cara Agar Terhindar dari Penipuan Sedekah Online

4 Cara Agar Terhindar dari Penipuan Sedekah Online

Hati-hati! Di balik kemudahan sedekah online, ada oknum-oknum nakal yang menggunakannya untuk penipuan. Tapi, tak perlu khawatir. Berikut ini cara agar terhindar dari penipuan sedekah online.

amalabadi.org – Adanya lembaga sedekah online memudahkan kita untuk beramal, kapan pun dan dimana pun dengan cepat. Tapi, hati-hati, ada saja oknum yang melakukan penipuan sedekah online.

Sahabat perlu berhati-hati ketika ingin bersedekah online. Jangan sampai, karena terbawa rasa iba malah jadi terkena penipuan sedekah online.

Baca juga: Hukum Sedekah Subuh Online, Sah atau Tidak?

Berikut ini cara agar terhindar dari penipuan sedekah online.

1. Cek Media Sosial Penggalang Dana

Penipuan sedekah online ini mungkin beredar di berbagai media sosial, seperti Whatsapp, Instagram, Facebook, dan sebagainya.

Cek akun media sosial lembaga atau individu penggalang dana. Apakah sudah ada program donasi sebelumnya dan sejak kapan akun tersebut dibuat.

2. Pastikan Lembaga Penggalang Dana Kredibel

Lembaga penggalangan dana yang kredibel dan terpercaya memiliki akta pendirian yayasan dan tercantum di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Republik Indonesia.

Contohnya akta pendirian yayasan bisa lihat DI SINI.

Jadi, pastikan bahwa lembaga penggalang dana yang menyebarkan campaign sedekah online memiliki dasar hukum yang jelas.

3. Lihat Dokumentasi Pendukung

Jika penggalang dana terpercaya, pasti sudah ada laporan penyaluran dari program-program donasi sebelumnya. Dokumentasi tersebut dapat berupa foto dan cerita penyaluran.

Karena itulah, lihat apakah ada laporan penyaluran dari program sebelumnya. Perhatikan juga, kemana sedekah online disalurkan, apakah sesuai dengan campaign dan sampai ke orang yang tepat.

4. Situs Penggalangan Dana

Terakhir, lembaga penggalang dana terpercaya biasanya memiliki situs web untuk mengkampanyekan donasi dan mempublikasikan laporan penyaluran.

Baca juga: 5 Golongan Orang yang Berhak Menerima Sedekah

Misalnya, ABADI memiliki situs web www.amalabadi.org untuk menggalang dana, sekaligus memberikan laporan secara berkala kepada para donatur.

Sahabat tidak perlu ragu lagi untuk mengirim sedekah online, asalkan lembaga penggalang dana terpercaya. Ikuti cara-cara di atas agar terhindar dari penipuan sedekah online. (hfz/amalabadi)

 

Amal Bakti Dunia Islam (ABADI)

Jl. Panji Tilar Negara 150A. Tanjung Karang Kota Mataram-Lombok, Nusa Tenggara Barat

+62878 6455 6406

Daftar Penyaluran Amal Bakti Dunia Islam

Daftar Penyaluran Amal Bakti Dunia Islam

ABADI telah menyalurkan berbagai bantuan di dalam hingga luar negeri. Apa saja penyaluran Amal Bakti Dunia Islam yang berasal dari titipan donatur Indonesia tersebut?

amalabadi.org – Amal Bakti Dunia Islam (ABADI) menyalurkan berbagai bantuan yang berasal dari donatur kepada anak yatim, guru ngaji, hingga masyarakat lansia. Berikut sejumlah penyaluran Amal Bakti Dunia Islam;

1. Masjid Istiqlal Indonesia di Gaza, Palestina

Dok. Amal Abadi

Lewat donasi yang ada di ABADI, masyarakat Indonesia ikut andil dalam pembangunan Masjid Istiqlal Indonesia di Gaza.

Berkat semangat gotong royong, Masjid Istiqlal Indonesia berdiri kokoh sebagai masjid terbesar pertama dari Indonesia untuk Palestina.

Baca juga: Dalil Sedekah Terang-terangan dan Sembunyi, Mana yang Lebih Afdhol?

Selain menjadi tempat ibadah, Masjid Istiqlal ini juga nantinya akan menjadi posko pusat bantuan dari Indonesia.

2. Qurban

Dok. Amal Abadi

Penyembelihan hewan qurban oleh ABADI tidak hanya dilakukan di berbagai daerah pelosok, tapi dari dalam negeri hingga negara lain.

Tahun 2022, ABADI menyalurkan qurban di dalam negeri ke kampung mualaf yang ada di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sementara itu, untuk wilayah luar negeri, ABADI menyalurkan qurban ke Palestina dan Afrika. 

Pada tahun sebelumnya, ABADI menyalurkan qurban ke Lombok, Sudan, Palu, Bima, Sulawesi Barat, Palestina, hingga ke Burkina Paso.

Dengan adanya qurban ABADI, umat Islam yang ada di daerah pelosok atau tertinggal tetap dapat merasakan semarak Idul Adha dan menikmati daging qurban.

3. Bencana Alam

Dok. Amal Abadi

Beberapa wilayah di Indonesia mengalami bencana alam, seperti banjir dan gempa bumi. 

Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana alam, ABADI menyalurkan bantuan dari para donatur untuk korban bencana alam.

Korban bencana alam yang memperoleh penyaluran bantuan antara lain korban gempa Sulawesi Barat, banjir Bima, dan banjir lombok.

Bantuan berupa makanan dan sembako disalurkan dan sampai di tangan korban bencana alam yang ada di berbagai daerah.

4. Iftar Ramadhan

Dok. Amal Abadi

Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk berbagi kebahagiaan. Salah satunya dengan memberi makanan buka puasa untuk yatim dan dhuafa.

ABADI menyalurkan paket makanan buka puasa untuk anak-anak yatim di Indonesia. Makanan berbuka yang lezat dan bergizi ini jadi penyemangat anak-anak yatim untuk melaksanakan ibadah puasa.

Selain di dalam negeri, paket iftar juga dibagikan kepada warga Al-Quds, Palestina. Warga Al-Quds menyambut gembira pembagian makanan berbuka yang lezat ini.

5. Zakat Untuk Guru Ngaji

Dok. Amal Abadi

Lewat lembaga ABADI, donatur dapat memberikan zakatnya kepada guru ngaji di daerah pelosok yang hidupnya jauh dari kata mewah.

Salah satu wilayah yang memperoleh manfaat dari zakat ini adalah Lombok Timur dan Tengah. Ada beberapa guru ngaji di wilayah tersebut yang memperoleh zakat dari donatur.

6. Bantuan Medis

Dok. Amal Abadi

Selain memberi bantuan pangan dan zakat, ABADI juga menyalurkan donasi bantuan medis kepada pengidap penyakit parah yang tidak punya biaya pengobatan.

Pasien bernama Yuliati misalnya. Wanita asal Lombok Timur ini mengidap kanker ganas maxilla. Menurut dokter, tumor yang ada di tubuh Yuliati sudah menjalar ke paru-paru dan payudara.

Yuliati butuh perawatan medis. Tapi, gaji suaminya sebagai tukang las tidak cukup untuk membayar biaya pengobatan.

ABADI menyalurkan donasi berupa fasilitas penginapan dekat RSUP NTB, uang saku, dan suplemen.

Baca juga: Kondisi Anak Palestina di Tahanan Israel

7. Wakaf Quran

Dok. Amal Mulia

ABADI juga menyalurkan wakaf Qur’an ke beberapa daerah di Indonesia. Ada 500 mushaf Al-Qur’an yang telah disalurkan ABADI.

Ratusan Al-Qur’an tersebut disalurkan ke Kota Bima, Kabupaten Bima, Dompu, Sumbawa, Sumbawa Barat, Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Mataram.

Itu tadi beberapa penyaluran donasi ABADI di dalam hingga luar negeri. Masih banyak lagi penyaluran bantuan lainnya yang ada di web ABADI. (hfz/amalabadi)

 

Hormat Kami, Amal Bakti Dunia Islam (ABADI

Jl. Panji Tilar Negara 150A. Tanjung Karang Kota Mataram-Lombok, Nusa Tenggara Barat

Call Center: 087864556406

Ini Ketentuan Pembagian Hewan Qurban dan Aqiqah Menurut Sunah

Ini Ketentuan Pembagian Hewan Qurban dan Aqiqah Menurut Sunah

Meski mirip, ibadah qurban dan aqiqah memiliki perbedaan, termasuk dalam pembagian dagingnya. Bagaimana ketentuan pembagian hewan qurban dan aqiqah menurut sunah?

Amalabadi.org – Pembagian daging qurban dan aqiqah memiliki ketentuan tersendiri. Tidak bisa sembarangan dalam membagikannya agar ibadah bisa afdhol. Berikut penjelasan ketentuan pembagian hewan qurban dan aqiqah menurut Islam.

Baca juga: 4 Cara Memilih Hewan Qurban yang Sehat di Tengah Wabah PMK

Ada dua jenis qurban, yaitu sunah dan wajib (karena nadzar). Kedua jenis qurban ini memiliki ketentuan pembagian daging yang berbeda.

Pembagian Qurban Sunah

Orang yang melaksanakan qurban sunah boleh mengambil bagian hewannya, maksimal sepertiga. Namun ia tidak boleh menjual bagian apapun dari hewan qurban tersebut.

Disunahkan bagi orang yang berqurban untuk makan daging qurbannya, menghadiahkan kepada kerabat, serta menyedekahkan kepada orang-orang fakir dan miskin.

Pembagian ini sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, “Makanlah dan berilah makan kepada (fakir dan miskin) dan simpanlah.” (HR Bukhari – Muslim)

Pembagian Daging Qurban Nadzar

Sedangkan orang yang berqurban wajib karena nadzar tidak berhak mengambil daging hewan yang dikurbankan. Seluruh daging qurban harus dibagikan serta disedekahkan kepada orang-orang fakir dan miskin.

Sama seperti ketentuan qurban sunah, pada qurban nadzar juga tidak diperbolehkan untuk menjual bagian apapun.

Baik qurban sunah maupun nadzar, daging hewan dibagikan dalam keadaan mentah, tidak dimasak terlebih dahulu.

Pembagian Daging Aqiqah

Menurut Syafiiyah, jika aqiqah bukan wajib (nadzar), daging hewan disedekahkan kepada tetangga tanpa melihat status ekonomi. Jadi, tetangga yang bukan fakir atau miskin pun berhak mendapat bagian daging aqiqah.

Sedangkan, jika aqiqahnya wajib, semua daging hewan harus disedekahkan kepada fakir dan miskin.

Daging atau bagian apapun dari hewan aqiqah tidak boleh menjadi objek transaksi, dalam arti diperjualbelikan.

Baca juga: Manfaat dan Hukum Sedekah Qurban

 

Tidak seperti daging qurban yang dibagikan dalam keadaan segar dan mentah, daging aqiqah dibagikan setelah matang.

Kita disunahkan untuk memasak daging terlebih dahulu, baru kemudian dibagikan kepada tetangga serta fakir dan miskin. 

Itu tadi ketentuan pembagian hewan qurban dan aqiqah menurut Islam agar ibadah kita lebih afdhol dan mendapat pahala sunah. (hfz/amalabadi)

Sumber: NU Online

 

Abadikan Qurbanmu di Palestina, Suriah, Indonesia, Afrika🙂

Call Center: 087864556406

Hukum Qurban Tanpa Nama, Sah atau Tidak?

Hukum Qurban Tanpa Nama, Sah atau Tidak?

Menyebut nama orang yang berqurban umumnya dilakukan ketika akan menyembelih sapi atau kambing qurban. Tapi, bagaimana jika ingin qurban atas nama hamba Allah? Begini hukum qurban tanpa nama.

amalabadi.org  – Biasanya, nama orang yang berqurban disebut ketika hewan qurban disembelih. Tapi, bagaimana jika tidak ingin menyebutkan nama ketika berqurban? Berikut penjelasan hukum qurban tanpa nama hingga manfaat menyiarkan nama pequrban.

Urutan Doa Penyembelihan Qurban

Ada sejumlah doa yang dianjurkan ketika kita mengambil ancang-ancang untuk menyembelih hewan kurban. 

Kita dianjurkan membaca basmalah lengkap. Setelah itu kita dianjurkan membaca shalawat untuk Rasulullah SAW, bertakbir tiga kali. Setelah menghadap kiblat dan sesaat sebelum menyembelih, kita dianjurkan membaca doa menyembelih;

“Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm” 

Artinya, “Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrub-ku.”

Tetapi jika mewakilkan kurban kepada orang lain maka penjagal mengucapkan kalimat berikut ini.

“Bismillah, Allahumma hadza minka wa laka ‘an fulan (nama orangnya) wa ahli baitihi,” 

Hukum Qurban Hamba Allah

Ketika hendak berqurban, seorang muslim wajib berniat ketika menyembelih atau menentukan hewan qurban sebelum disembelih.

Sedangkan, orang yang mewakilkan penyembelihan tidak perlu menyebutkan niat lagi. Bahkan, qurban tetap sah bila wakil tidak tahu siapa orang yang berqurban.

Qurban tanpa nama ini juga dijelaskan oleh Syeikh Wahbah Al-Zuhaili dalam kitab Al-Fiqhul Islami wa Adillatuhu.

Dalam penjelasan tersebut beliau memaparkan bahwa wakil tidak wajib mengucapkan nama orang yang berqurban.

“Dan tidak wajib bagi wakil ketika menyembelih mengucapkan ‘dari seseorang’, karena niat telah mencukupinya. Namun jika wakil menyebut nama orang yang berqurban, maka hal itu baik. Ini karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ketika beliau berqurban, beliau berkata, ‘Ya Allah, terimalah dari Muhammad dan keluarga Muhammad dan umat Muhammad’, kemudian beliau menyembelih.” (Syeikh Wahbah Al-Zuhaili dalam Al-Fiqhul Islami wa Adillatuhu).

Manfaat Menyiarkan Nama Ketika Qurban

Anak-anak Palestina penerima manfaat qurban ABADI tahun 2019. (Dok. Amal ABADI)

Meski diperbolehkan qurban tanpa nama, menyiarkan nama-nama orang yang yang berqurban memiliki manfaat tersendiri.

Ternyata, mengumumkan nama orang yang berqurban melalui pengeras suara atau mempublikasikan di media sosial ternyata diperbolehkan.

Dengan memberi tahu nama orang yang berqurban, secara tidak langsung memberi kesan bahwa mereka adalah orang baik, dermawan, salih, dan gemar bersedekah.

Memuji orang lain tidak di hadapan orangnya langsung hukumnya diperbolehkan. Asal tidak berlebihan dan bukan kebohongan.

Diperbolehkannya menyiarkan nama orang yang berqurban bisa menjadi sunnah jika memberi kemaslahatan. Misalnya, memberi teladan kepada orang lain.

Namun, dengan catatan, tidak memuat kebohongan, tidak menutupi kesan negatif pelaku menyimpang, serta tidak menimbulkan rasa sombong. (hfz/amalabadi)

Sumber: NU Online, iNews

 

Abadikan Qurbanmu di Palestina, Suriah, Indonesia, Afrika🙂

Call Center: 087864556406

3 Keutamaan Sedekah Bangun Masjid di Palestina

3 Keutamaan Sedekah Bangun Masjid di Palestina

Bersedekah untuk pembangunan masjid mempunyai banyak keutamaan, apalagi jika masjid di tanah para nabi, Palestina.

Infoabadi.org – Sebuah Hadis populer menyebutkan keutamaan membangun masjid:

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ كَمَفْحَصِ قَطَاةٍ أَوْ أَصْغَرَ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ

“Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.” (HR. Ibnu Majah No. 738)

Hadis di atas menjadi motivasi bagi umat Islam untuk berbondong-bondong memuliakan masjid dengan membantu pembangunannya.

Para Ulama menafsirkan Hadis tersebut sebagai; barang siapa yang membangun masjid dengan menambah bagian kecil saja yang dibutuhkan, atau bekerja sama untuk membangun masjid dan setiap orang punya bagian kecil seukuran tempat burung bertelur, maka Allah akan membangunkan rumah di surga untuknya.

3 Keutamaan Sedekah Bangun Masjid di Palestina - infoabadi.org
Serangan penjajah menghancurkan salah satu masjid di Gaza. (Sumber: Okezone)

Ganjaran bagi orang yang membangun masjid begitu istimewa. Lalu bagaimana apabila kita membangun masjid di tanah para nabi, Palestina ? Insya Allah kita akan meraih ganjaran dan keberkahan berkali-kali lipat jumlahnya, seperti:

Memudahkan Ibadah Umat Muslim di Gaza

Dari Zaid bin Khalid radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barang siapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang Mukmin, maka Allah melapangkan darinya satu kesusahan di hari Kiamat”

Membentuk Generasi Penghafal Quran

Bukan hanya menjadi tempat solat, masjid-masjid di Gaza juga menjadi tempat bermajelis ilmu dan pusat dauroh tahfiz Al- Quran.

“Barang siapa yang memberi makanan berbuka bagi orang yang berpuasa, maka baginya pahala yang semisal orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun.” (HR. Tirmidzi no. 807)

Begitu juga dengan seorang yang bersedekah untuk mendukung para penghafal Al-Quran. Dalam setiap ayat yang dibacakan dan dihafalkan para Hafiz, mengalir pula pahala untuk yang bersedekah kepadanya.

Pahala Tidak Terputus

Dalam sebuah hadis yang tentu sudah sering kita dengar, pahala mewakafkan harta kita di jalan Allah tak akan terputus meski kita sudah tak di dunia.

“Jika manusia mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: (1) sedekah jariyah, (2) ilmu yang diambil manfaatnya, (3) anak shalih yang selalu didoakan orang tuanya.” (HR. Muslim, no. 1631)

Masjid Istiqlal Indonesia di Gaza, Palestina

Masyarakat Indonesia patut berbangga dengan adanya ikhtiar pembangunan Masjid Istiqlal Indonesia di Khan Yunis, Gaza, Palestina.

Pembangunan yang mulai dibangun pada tahun 2019 tersebut menjadi ladang jariyah bagi segenap bangsa. Sejumlah lembaga kemanusiaan berbondong-bondong menggalakkan dukungan untuk pembangunan masjid ini.

Dengan izin Allah, Masjid Istiqlal Indonesia direncanakan akan diresmikan pada  17 Agustus 2021. Mohon doa dan dukungan dari Sahabat semua agar cita-cita tersebut bisa terwujud. (history/abadi)

Rekening donasi untuk pembangunan Masjid Istiqlal Indonesia:

Bank Syariah Mandiri
(451) 711 7976 337
a.n. Amal Bakti Dunia Islam

Mohon konfirmasi donasi melalui Call Center: 0878 6455 6406

Kondisi Anak Palestina di Tahanan Israel

Kondisi Anak Palestina di Tahanan Israel

Anak-anak Palestina yang berada di tahanan Israel tidaklah dalam kondisi yang baik-baik saja. 

 

Infoabadi.org — Anak-anak tahanan Palestina yang ditangkap prajurit Israel harus menjalani serangkaian pemeriksaan dan proses pengadilan yang bertele-tele. Dan selama proses hukum ini belum selesai, anak-anak Palestina harus mendekam di ruang tahanan Israel dan menghadapi berbagai pelanggaran kemanusiaan di dalam tempat tersebut. Bagaimana kondisi anak-anak Palestina selama berada di tahanan Israel? Yuk simak informasi selengkapnya dari Amal Bakti Dunia Islam, lembaga donasi Palestina terpercaya berikut ini.

 

Anak Tahanan Palestina Jadi Pelanggaran Kemanusiaan Yang Sistematis

 

Israel merupakan satu-satunya negara di dunia yang menerapkan hukum militer terhadap anak-anak. Anak-anak Palestina yang ditahan diperlakukan dengan kasar dan tidak dipenuhi hak asasinya. Setiap tahunnya, sekitar 500-700 anak menjalani proses ini, dan yang termuda yang pernah menjalaninya tercatat berusia 12 tahun. 

Tahanan Anak Palestina - 02 - www.infoabadi.org - Amal Bakti Dunia Islam
(Ket. Ratusan anak-anak Palestina mendekam di tahan Israel. Dok.Iqna)

 

Menurut laporan UNICEF, perlakukan buruk yang dialami anak-anak Palestina di tahanan Israel adalah pelanggaran yang telah meluas, sistematis, dan dilembagakan selama proses berlangsung. 

 

Tindakan tersebut nyatanya berlandaskan pada aturan Israel mengenai Administration Detention (AD) yang diberlakukan kepada seluruh penduduk Palestina. 

 

Berdasarkan ketentuan ini, militer Israel boleh menahan seseorang tanpa tuduhan yang jelas atau tanpa proses pengadilan berdasarkan “bukti rahasia” yang tak ditunjukkan kepada tahanan maupun pengacara mereka.

 

Menurut Israel, tahanan dalam kategori ini merupakan ancaman terhadap keamanan nasional sehingga kasus mereka bisa digolongkan rahasia.

 

Perjuangan Anak-anak Palestina di dalam Tahanan Israel

 

Berikut ini beberapa kondisi yang harus dihadapi anak-anak Palestina selama berada di tahanan Israel:

 

  • Menjalani proses interogasi yang penuh kekerasan verbal dan fisik
Tahanan Anak Palestina - 03 - www.infoabadi.org
(Ket. Ilustrasi kekerasan yang dialami anak-anak Palestina selama berlangsungnya proses interogasi. Dok. DCI Palestine)

Beberapa kekerasan yang dialami anak-anak Palestina selama berlangsungnya interogasi yaitu diikat atau diborgol kaki dan tangannya, ditutup matanya, dibuat ketakutan dan kurang tidur, serta mendapatkan ancaman dan pelecehan verbal.

 

Selain itu hukum militer Israel tidak memberikan hak atas penasihat hukum selama interogasi padahal menurut Konvensi PBB untuk Perlindungan Anak, anak-anak hanya boleh ditahan sebagai sebuah langkah terakhir. Apabila ditahan, mereka tidak boleh diborgol dan harus segera didampingi oleh pengacara serta penerjemah. Mereka juga harus diperlakukan dengan hormat.

 

  • Dipaksa untuk mengaku salah dan menandatangi dokumen pengakuan yang ditulis dalam bahasa Ibrani

 

Selain kekerasan, anak-anak Palestina juga mengalami pemaksaan selama berlangsungnya interogasi. Mereka dipaksa untuk mengakui kesalahan yang tidak mereka perbuat. Bila tidak patuh, kekerasan demi kekerasan akan menghampiri mereka hingga mereka mengakui apa yang dituduhkan kepadanya.

 

Anak-anak tersebut lalu dipaksa untuk menandatangani dokumen dalam bahasa Ibrani yang tidak mereka pahami. Nantinya dokumen ini akan digunakan sebagai pelengkap tuduhan di pengadilan dan berdampak pada semakin beratnya hukuman yang akan diterima oleh anak-anak Palestina.

 

Simak juga informasi lainnya seputar kesempatan untuk menjadi bagian dari Keluarga Palestina di sini!

https://infoabadi.org/2020/10/kita-semua-bisa-jadi-keluarga-palestina/

 

  • Mendekam di Ruang Isolasi
Tahanan Anak Palestina - 04 - www.infoabadi.org - Amal Bakti Dunia Islam
(Ket. Ilustrasi ruang isolasi yang ditempati anak-anak Palestina. Dok. DCI Palestine)

 

Israel secara rutin menahan anak-anak Palestina di dalam ruang isolasi semata-mata untuk tujuan interogasi. Padahal praktik ini telah mengarah pada penyiksaan dan perlakuan yang kejam, tidak manusiawi, dan merendahkan martabat anak-anak Palestina.

 

Selama 2 hari atau lebih, mereka dimasukkan ke dalam ruang sempit yang berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan psikologis anak-anak Palestina.

 

Kondisi ruangan isolasi biasanya memiliki ventilasi yang tidak memadai, pencahayaan 24 jam, tidak ada jendela, perlengkapan tempat tidur dan toilet yang tidak sehat, dan dinding ruangan yang dibuat tidak bersahabat dengan tonjolan yang tersebar di dinding tersebut. (miftah/infoabadi)

 

Sumber: DCI Palestine, Detik, Berita Satu.

Semarak Palestine Solidarity Day di Tengah Milad ABADI

Semarak Palestine Solidarity Day di Tengah Milad ABADI

Semangat Kemanusiaan Dalam Rangkaian Palestine Solidarity Day & Milad ke-3 ABADI

Infoabadi.org — Nilai-nilai kemanusian dan kepedulian antar sesama begitu dirasakan selama berlangsungnya rangkaian kegiatan Palestine Solidarity Day dan Milad ke-3 ABADI. Mau tau apa saja kegiatan yang ada di dalam peringatan Palestine Solidarity Day ABADI? Yuk simak informasi selengkapnya dari Amal Bakti Dunia Islam, lembaga donasi Palestina terpercaya berikut ini.

Kemeriahan Dalam Khidmatnya Peringatan Palestine Solidarity Day ABADI

Gedung Graha Bakti Praja, Komplek Gubernuran Nusa Tenggara Barat menjadi saksi berlangsungnya Palestine Solidarity Day yang dipersembahkan oleh ABADI sebagai bagian dari rasa syukurnya atas Milad ABADI yang ke-3. Kegiatan ini dilakukan pada hari Minggu, tanggal 29 November 2020 dan turut menjalankan protokol pencegahan Covid-19.

 

https://infoabadi.org/wp-content/uploads/2020/12/PSD-Milad-Abadi-02-wwwinfoabadiorg.jpg
(Ket. Penampilan After Hitz Band di panggung Palestine Solidarity Day & Milad ke-3 ABADI Dok. ABADI)

Nilai-nilai Kepalestinaan dan semangat juang Keislaman menjadi nafas utama dari lagu-lagu yang dibawakan oleh After Hitz Band dan Nasyid Al-Mujaddid selama acara Palestine Solidarity Day berlangsung.

 

https://infoabadi.org/wp-content/uploads/2020/12/PSD-Milad-Abadi-03-wwwinfoabadiorg.jpg
(Ket. Penampilan Pak De Zainudin yang menghanyutkan para peserta dalam gambaran kehidupan Palestina. Dok. ABADI)

Pembacaan puisi oleh Pak De Zainudin, Seniman NTB, turut membawa peserta hanyut dalam alunan kata-kata yang bercerita tentang kehidupan penduduk Palestina. Puisi beliau benar-benar menggambarkan bagaimana anak-anak Palestina, pemuda Palestina, dan orang tua Palestina selalu berjuang setiap harinya.

 

https://infoabadi.org/wp-content/uploads/2020/12/PSD-Milad-Abadi-04-wwwinfoabadiorg.jpg
(Ket. Penampilan teatrikal dari Teater Sanggar Lempot. Dok. ABADI)

Lebih lanjut lagi, peserta Palestine Solidarity Day pun disajikan penampilan teatrikal oleh Teater Sanggar Lempot yang berjudul Tangisanku Untuk Palestina. Penampilan ini bercerita tentang seorang bapak yang meremehkan perjuangan orang-orang Palestina. Namun, melalui kabar Palestina yang disampaikan istri dan anaknya, akhirnya membuat ia sadar atas kesalahan yang telah dilakukannya.

Melalui penampilan teatrikal ini, kita semua diajak untuk merenungi, apakah kabar Palestina benar-benar sampai pada kita? Ataukah hanya kita biarkan berlalu begitu saja? Sungguh pertanyaan ini hanya diri kita sendiri yang mampu menjawabnya.

Orasi Kemanusian oleh TGH Achmad Muchlis

Melalui peringatan Palestine Solidarity Day, TGH Achmad Muchlis, selaku Pembina ABADI, turut serta menyampaikan orasi kemanusian kepada seluruh peserta yang hadir di lokasi maupun virtual. Orasi yang beliau sampaikan membahas tentang nilai-nilai kemanusian yang mendorong orang-orang untuk membantu penduduk Palestina.

https://infoabadi.org/wp-content/uploads/2020/12/PSD-Milad-Abadi-05-wwwinfoabadiorg.jpg
(Ket. Orasi kemanusian yang sedang disampaikan oleh TGH Achmad Muchlis. Dok. ABADI)

 

Lebih lanjut beliau memaparkan nilai-nilai kemanusian dari sudut pandang Islam dan menggunakan surat Al-Maidah ayat 32 sebagai dasar pembahasan. Adapun arti dari surat Al-Maidah ayat 32 ialah sebagai berikut:

“Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak di antara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan di muka bumi.”

Simak juga informasi lainnya seputar kesempatan untuk menjadi bagian dari Keluarga Palestina di sini!

https://infoabadi.org/2020/10/kita-semua-bisa-jadi-keluarga-palestina/

 

Beliau pun turut menyampaikan kutipan Pembukaan UUD 1945 sebagai alasan yang kuat kenapa kita harus mendukung kemerdekaan Palestina. Karena sudah sangat jelas Pembukaan UUD 1945 saja menentang segala bentuk penjajahan di atas dunia ini dan menegaskan bahwa kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa.

Oleh karena itu, beliau mengajak kita semua untuk mulai membulatkan tekad dalam membela Al-Aqsha dan mendukung perjuangan Palestina. Bila tidak mampu mendukung dengan harta benda, kita dapat mendukung Palestina dengan doa yang tulus. Namun, akan lebih baik lagi apabila kita berdoa dan melengkapinya dengan berderma ke Palestina. (miftah/abadi)