5 Ayat dan Hadits Keutamaan Sedekah Memperlancar Rezeki

5 Ayat dan Hadits Keutamaan Sedekah Memperlancar Rezeki

Benarkah sedekah dapat memperlancar rezeki? Banyak dalil berupa ayat dan hadits yang menjelaskan bahwa sedekah memperlancar rezeki. Berikut penjelasannya.

Amalabadi.org –

Baca juga: 5 Golongan Orang yang Berhak Menerima Sedekah

1. Datangkan Rezeki dengan Bersedekah

Seperti yang sudah disebutkan di awal, sedekah dapat membuka pintu rezeki. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam menyarankan umatnya untuk mengeluarkan sedekah;

“Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sedekah.” (HR. Al-Baihaqi).

2. Sedekah, Maka Allah Akan Memberikan Nafkah

Dalam salah satu hadits Qudsi disebutkan bahwa Allah akan mencukupi orang yang bersedekah.

“Hai anak Adam, infaklah (nafkahkanlah hartamu) niscaya Aku memberikan nafkah kepadamu.” (HR. Muslim).

3. Sedekah Melipatgandakan Rezeki

Allah SWT akan melipat gandakan ganjaran pahala bagi orang-orang yang bersedekah. Dan bisa jadi melalui bentuk rezeki yang datangnya tidak disangka-sangka.

“Perumpamaan nafkah yang dikeluarkan oleh orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir, seratus biji Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 261).

4. Doa Malaikat untuk Orang yang Bersedekah

Sedekah disebut dapat memperlancar rezeki karena malaikat juga ikut mendoakan orang-orang yang suka bersedekah. Malaikat berdoa agar mereka mendapat ganti yang baik.

“Tidaklah berlalu pagi di setiap hari kecuali ada dua malaikat yang turun dan berdoa ‘Ya Allah berikanlah ganti pada yang bersedekah (infaq)’, Sedangkan, malaikat yang satunya berdoa, ‘Ya Allah berikanlah kebangkrutan bagi yang enggan bersedekah.” (HR. Muttafaq Alaih dari Abu Hurairah RA).

5. Allah SWT Melapangkan Rezeki

Dalil lainnya tentang sedekah memperlancar rezeki adalah Allah SWT akan memberi kelapangan rezeki bagi yang gemar bersedekah.

Baca juga: Hukum Sedekah Subuh Online, Sah atau Tidak?

“Katakanlah, ‘Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di anra hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)’. Dan barangsiapa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.” (QS. Saba: 39).

Itu tadi ayat dan hadits keutamaan sedekah memperlancar rezeki. Semoga membuat Sahabat semakin yakin untuk rutin bersedekah agar Allah SWT memberikan kelapangan rezeki. (hfz/amalabadi)

Sumber: katadata.co.id, NU Online

 

Titip sedekah untuk yatim, dhuafa, dan lansia DI SINI 

Hukum Sedekah Subuh Online, Sah atau Tidak?

Hukum Sedekah Subuh Online, Sah atau Tidak?

Sedekah subuh secara online memudahkan kita untuk rutin beramal. Hanya perlu beberapa menit, kita sudah bisa bersedekah subuh tanpa harus keluar rumah. Namun, bagaimanakah hukum sedekah subuh online menurut Islam?

amalabadi.org – Sedekah subuh secara rutin lebih mudah dilakukan secara online, lewat berbagai lembaga penyalur terpercaya. Tapi, bagaimanakah sebenarnya hukum sedekah subuh online? Apakah sah menurut agama?

Baca juga: Bacaan Niat Sedekah Subuh dan Keutamaannya

Sedekah Tak Harus Bertemu Penerimanya

Orang yang memberi zakat tidak harus menyatakan bahwa harta yang diberikan adalah zakat, menurut Syaikh Yusuf Al-Qardhawi. Begitu pula dengan sedekah;

 “Apabila seorang muzakki (pemberi zakat) tanpa menyatakan kepada penerima zakat bahwa uang yang diserahkan adalah zakat, maka zakatnya tetap sah.” kata Syaikh Yusuf Al-Qadhawi.

Sehingga, ketika kita menyerahkan sedekah subuh secara online melalui lembaga terpercaya, sedekahnya tetap sah.

Hukum Sedekah Subuh

Menurut Ustaz Zul Ashfi, S.S,I,LC, online hanyalah metode untuk menyalurkan sedekah. Hal yang paling penting adalah sedekah sampai kepada penerima manfaat.

Dalam sedekah, termasuk sedekah subuh, akad bukanlah syarat sah amalan. Melainkan, niatnya, mengucap niat dalam hati pun boleh ketika menunaikan sedekah subuh.

Sehingga, dapat disimpulkan bahwa sedekah subuh secara online diperbolehkan dan sah dalam Islam.

Manfaat Sedekah Subuh Online

Bukan tanpa alasan orang-orang lebih memilih sedekah subuh secara online. Sedekah subuh online punya beberapa manfaat, seperti berikut ini:

1. Lebih efisien

Dengan adanya teknologi ini, kita bisa bersedekah subuh tanpa harus keluar rumah. Sehingga, lebih mudah untuk rutin bersedekah subuh.

Selain itu, sedekah subuh online lebih hemat waktu karena hanya membutuhkan waktu 5-10 menit untuk transaksi. 

2. Sedekah diam-diam

Sedekah subuh secara online merupakan solusi untuk Sahabat yang ingin bersedekah secara diam-diam. Allah SWT menyukai sedekah yang sembunyi-sembunyi, sebagaimana dalam surat Al-Baqarah ayat 271 yang artinya,

“Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu.”

Baca juga: 5 Cara Sedekah Selain Menggunakan Harta

Sedekah subuh online menghindarkan kita dari sifat riya dan merasa berjasa terhadap orang yang sudah diberikan sedekah.

Jadi, sedekah subuh secara online diperbolehkan dalam Islam dan hukumnya tetap sah, serta punya manfaat tersendiri. (hfz/amalabadi)

KLIK DI SINI untuk titip sedekah subuh online di ABADI

5 Golongan Orang yang Berhak Menerima Sedekah

5 Golongan Orang yang Berhak Menerima Sedekah

Tahukah, Sahabat? Orang-orang yang berhak menerima sedekah subuh berbeda dengan golongan penerima zakat. Siapa saja golongan orang yang berhak menerima sedekah? Berikut penjelasannya.

amalabadi.org – Ketentuan penerima sedekah subuh tidak sama dengan penerima zakat yang cukup ketat dan hanya orang-orang tertentu yang berhak mendapatkannya. Bahkan, kita bisa saja termasuk dalam golongan orang yang berhak menerima sedekah subuh.

Baca juga: Ternyata Ini Manfaat Sedekah Subuh Jika Dilakukan Setiap Hari

Golongan penerima sedekah ini dijelaskan dalam Al-Qur’an, yang artinya,

“Mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang apa yang harus mereka infakkan. Katakanlah, ‘Harta apa saja yang kamu infakkan, hendaknya diperuntukkan bagi kedua orang tua, kerabat, anak yatim, orang miskin dan orang yang dalam perjalanan.’ Dan kebaikan apa saja yang kamu kerjakan, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 215).

Berdasarkan dalil tersebut, berikut ini penjelasan tentang golongan orang yang berhak menerima sedekah subuh.

1. Keluarga

Golongan yang harus diprioritaskan untuk memberi sedekah adalah keluarga. Imam Nawawi dalam kitab Al-Majmu’ Syarah Al-Muhadzab mengatakan, ulama sepakat bahwa sedekah kepada keluarga lebih utama.

Dalam hadits riwayat Imam Bukhari dari Abu Said Al-Khudri, Zainab istri Abdullah bin Mas’ud bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, “Ya Rasul, tadi anda memerintahkan untuk bersedekah hari ini. Ini saya punya perhiasan, saya ingin menyedekahkan barang milik saya ini. Namun Ibnu Mas’ud (suami saya) mengira bahwa dia dan anaknya lebih berhak saya berikan sedekah daripada orang lain.”

Rasulullah menjawab,

“Memang benar apa yang dikatakan Ibnu Mas’ud itu. Suami dan anakmu lebih berhak kamu berikan sedekah daripada orang lain.” (HR. Bukhari).

Sehingga, jika ada keluarga yang masih membutuhkan bantuan, sudah selayaknya ia menjadi prioritas utama penerima sedekah subuh.

2. Orang Terdekat

Urutan selanjutnya yaitu orang terdekat seperti tetangga atau saudara. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan kita untuk bersedekah kepada orang terdekat atau kerabat terlebih dahulu dibandingkan orang lain.

Perhatikan sekitarmu, lihat apakah masih ada saudara dan tetangga yang membutuhkan bantuan sedekah. Jika ada, berikan sedekah subuh kepada mereka.

3. Anak Yatim

Anak yatim juga merupakan golongan orang yang berhak menerima sedekah subuh. Definisi yatim yaitu anak (belum baligh) yang ditinggal wafat oleh ayahnya.

Sedekah subuh yang diberikan kepada anak yatim akan sangat membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan, seperti pangan dan pendidikan.

4. Orang Miskin

Orang miskin bisa disebut sebagai orang yang hidup serba kekurangan. Harta atau penghasilan yang dimiliki tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sandang, pangan, dan papan.

Mereka tentu sangat berhak menerima sedekah subuh. Karena itulah, berikan sedekah subuhmu kepada orang-orang miskin, di sekitar rumah maupun di wilayah jauh yang membutuhkan bantuan.

5. Musafir

Musafir adalah orang yang sedang dalam perjalanan. Mereka berhak menerima sedekah subuh untuk membantu memenuhi keperluan.

Baca juga: 5 Cara Sedekah Selain Menggunakan Harta

Meskipun tidak ada hubungan keluarga atau kekerabatan, musafir perlu dibantu karena kita saudara sesama muslim.

Itu tadi lima golongan orang yang berhak menerima sedekah subuh. Jika ingin menyalurkan sedekah subuh kepada orang miskin dan anak yatim, Sahabat bisa menyalurkannya lewat kampanye-kampanye di ABADI. (hfz/amalabadi)

KLIK DI SINI untuk sedekah subuh kepada anak yatim di pelosok.

 

Sumber: zakat.or.id, Okezone.com

Bacaan Niat Sedekah Subuh dan Keutamaannya

Bacaan Niat Sedekah Subuh dan Keutamaannya

Rutin mengamalkan sedekah subuh ternyata dapat mendatangkan keutamaan tersendiri. Sebelum melaksanakan amalan ini, ketahui dulu bacaan niat sedekah subuh dan keutamaannya berikut ini.

amalabadi.org – Sedekah memang bisa dilakukan kapanpun, tanpa ada batasan waktu. Tapi, ada waktu-waktu tertentu yang lebih utama, salah satunya ketika subuh. Bagaimana sebenarnya keutamaan sedekah subuh dan seperti apa bacaan niatnya?

Baca juga: 5 Cara Sedekah Selain Menggunakan Harta

Keutamaan Sedekah Subuh

Terdapat hadits yang mengatakan bahwa di setiap subuh ada malaikat mendoakan orang yang suka bersedekah.

“Tidak ada satu subuh pun yang dialami hamba-hamba Allah kecuali turun kepada mereka dua malaikat. Salah satu di antara keduanya berdoa, ‘Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfak’. Sedangkan yang satunya lagi berdoa, ‘Ya Allah, berilah kerusakan bagi orang yang menahan hartanya’.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Berdasarkan hadits di ataslah, orang-orang rutin melaksanakan sedekah subuh agar malaikat mendoakan hal-hal yang baik.

Namun, ada pula sumber yang menyebut, hadits tersebut tidak menjelaskan spesifik mengenai sedekah di waktu subuh.

Meski begitu, tidak ada salahnya bersedekah di waktu subuh. Hal ini dilakukan juga oleh Syekh Ali Jaber. Ia menjelaskan tentang keutamaan dan dahsyatnya sedekah subuh.

“Semua waktu sebenarnya baik, tapi saya menemukan sedekah subuh itu yang paling baik, paling dahsyat, yang paling cepat terkabul hajat kita. Kenapa sedekah subuh dahsyat? Karena setiap waktu subuh Allah turunkan malaikat yang tugasnya cuma satu, mendoakan orang yang berinfak di subuh hari,” kata Syekh Ali Jaber dikutip dari YouTube Baznas.

dok.abadi

Bacaan Niat Sedekah Subuh

Mengutip Kitabisa, ada bacaan niat sedekah subuh untuk melengkapi amalan ini.

Nawaitut taqorruban ilallahi ta’ala wattiqoaa ghadhabir rabbi jalla jalaluhu, wattiqoa nari jahannama wattarakhkhuma ‘ala ikhwani wa shilatur rahimi wa mu’awanatadh dlu’afai wa mutaba’atan nabiyyi shallallahu ‘alaihi wa sallama wa idkholas sururi ‘alal ikhwani wa daf’il balai ‘anhu wa ‘an sairil muslimina wal infaqo mimma razaqohullahu wa qohran nafsi wasy syaithoni.

Artinya: Aku niat (bersedekah) untuk mendekatkan diri kepada Allah, menghindari murka Tuhan, menghindari api neraka jahanam, berbelas kasih kepada saudara dan menyambung silaturahmi, membantu orang-orang yang lemah, mengikuti Nabi SAW, memasukkan kebahagiaan pada saudara, menolak turunnya dari mereka dan semua kaum muslimin, menafkahkan rezeki yang diberikan oleh Allah, dan untuk mengalahkan nafsu dan setan.

Setelah bersedekah, kemudian membaca doa;

“Rabbana taqabbal minna innaka antas sami’ul alim.”

Artinya: “Ya Tuhan kami, terimalah amalan kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

 

Cara Melaksanakan Sedekah Subuh

Sedekah subuh cukup mudah dilakukan setiap hari. Bahkan, bisa dilakukan dari rumah.

Pertama, untuk laki-laki, masukkanlah sejumlah uang ke kotak amal masjid setiap shalat subuh berjamaah. Bagi perempuan, bisa menitipkannya ke ayah, suami, atau saudara laki-laki.

Baca juga: 5 Contoh Sedekah Jumat yang Mudah Dilakukan

Kedua, jika tidak memungkinkan untuk keluar rumah, kirimkan sedekahmu secara online ketika waktu subuh. Tentunya, pastikan lembaga terpercaya.

Masih banyak cara lain untuk melaksanakan amalan ini secara rutin agar memperoleh keutamaan sedekah subuh seperti yang dijelaskan. Semoga menambah motivasi kita untuk melakukannya. (hfz/amalabadi)

Sumber: Baznas, Kumparan

Yayasan Amal Bakti Dunia Islam

Call Center : 087864556406

5 Cara Sedekah Selain Menggunakan Harta

5 Cara Sedekah Selain Menggunakan Harta

Tidak memiliki harta bukan alasan untuk tidak bersedekah, karena Allah SWT memudahkan kita memperoleh pahala amalan ini dengan cara lain. Terdapat cara sedekah selain menggunakan harta, apa saja itu?

amalabadi.org – Sedekah menjadi salah satu amalan yang sangat mudah dilakukan dan bisa diamalkan oleh siapapun. Bahkan, ketika tidak punya uang, ada berbagai cara sedekah selain menggunakan harta.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menganjurkan umatnya untuk bersedekah setiap hari. Bukan hanya dengan harta, tapi juga melalui berbagai perbuatan baik.

Baca juga: 5 Contoh Sedekah Jumat yang Mudah Dilakukan

Berikut ini lima cara sedekah selain menggunakan harta yang dapat dilakukan.

1. Mendamaikan Orang yang Bertikai

Menjadi mediator untuk pihak yang sedang bertikai ternyata bernilai sedekah. Siapa saja yang berinisiatif mendamaikan orang atau kelompok yang bertikai dengan niat yang lurus, Allah SWT akan mencatatnya sebagai sedekah.

“Tidak ada kebaikan pada kebaikan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia.” (QS. An-Nisa: 114).

2. Menolong Orang yang Kesulitan

Jika melihat orang yang sedang kesulitan, segeralah untuk menolong karena itu bernilai sedekah. Bantuan kecil pun akan tetap dicatat sebagai sedekah.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengatakan, “Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (HR. Bukhari)

3. Menyingkirkan Duri di Jalan

Mungkin menyingkirkan duri, kotoran, ranting, atau paku di jalanan terlihat seperti tindakan yang sepele. Tapi, siapa sangka? Ini merupakan salah satu cara sedekah selain menggunakan harta yang mudah dilakukan.

“Kalimat yang baik adalah sedekah, pada tiap-tiap langkah yang kamu tempuh menuju shalat adalah sedekah, dan kamu membuang gangguan dari jalan adalah sedekah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

4. Senyum

Cara lain untuk bersedekah tanpa harta adalah dengan senyum kepada saudara, teman, atau kerabat. Itulah sedekah yang sederhana dan mudah dilakukan.

“Senyummu terhadap saudaramu adalah sedekah.” (HR. Tirmidzi).

Hadits lainnya menyebut, menunjukkan wajah ceria kepada saudara adalah kebaikan.

“Janganlah engkau meremehkan kebaikan sekecil apapun, walaupun itu hanya berupa wajah ceria di hadapan saudaramu.” (HR. Muslim).

5. Shalat Dhuha dan Dzikir

“Hendaklah masing-masing tiap-tiap pagi bersedekah untuk persediaan badannya. Maka tiap kali bacaan tasbih itu sedekah, setiap tahmid, setiap takbir juga sedekah, menyuruh kebaikan dan melarang kejahatan itu sedekah dan sebagai ganti itu semua, cukuplah mengerjakan shalat Dhuha dua rakaat.” (HR. Muslim, Ahmad, dan Abu Daud).

Seperti hadits yang telah dijelaskan di atas, Rasulullah menyampaikan bahwa shalat dhuha dan mengucapkan kalimah thayyibah adalah sedekah.

Baca juga: Niat Sedekah Qur’an untuk Suami yang Sudah Meninggal

Dari penjelasan ini, dapat kita simpulkan bahwa tidak memiliki harta bukanlah alasan untuk tidak bersedekah. Sedekah dapat dilakukan dengan cara apapun, bahkan tanpa harta. (hfz/amalabadi)

Sumber: Republika, Islampos

 

Yayasan Amal Bakti Dunia Islam

Call Center : 08786455640

Qurban ABADI 2022, Perbaikan Gizi Masyarakat Rawan Pangan

Qurban ABADI 2022, Perbaikan Gizi Masyarakat Rawan Pangan

Qurban ABADI 2022 menjadi ikhtiar perbaikan gizi untuk masyarakat rawan pangan di pelosok Indonesia dan Afrika

harapanamalmulia.org – Hewan qurban ABADI 2022 melanglang buana hingga ke Afrika. Dengan mengusung tema “Abadikan Kebaikan Qurban”, hewan titipan mudhohi disalurkan ke wilayah rawan pangan di dua benua.

 

Sedekah Qurban ABADI 2022 Sapa Saudara di Sudan

Penyaluran qurban ABADI 2022 di Sudan. (Dok ABADI)

Sudan menjadi negara pilihan di Afrika untuk menyalurkan amanah sedekah qurban ABADI tahun 2022.  Di negara ini masih banyak saudara Muslim yang membutuhkan bantuan pangan. 

Sedekah qurban dari donatur yang ABADI himpun, mampu menyediakan daging untuk perbaikan gizi saudara Muslim di Distrik Salamah, Khartoum.

 

Baca juga: 5 Contoh Sedekah Jumat yang Mudah Dilakukan

Qurban Kuatkan Iman dan Fisik Mualaf NTB

Penyaluran hewan qurban ABADI 2022 di Kampung Mualaf Lombok Utara. (Dok. ABADI)

Selanjutnya, hewan  qurban ABADI 2022 juga disalurkan kepada masyarakat di sejumlah kampung mualaf di Nusa Tenggara Barat. Kampung mualaf yang dimaksud adalah; Kampung Mualaf Sumba dan Kampung Mualaf Kabupaten Lombok Utara.

Tidak bisa dipungkiri bahwa antusiasme donatur dan shohibul Qurban ABADI cukup besar tahun 2022 ini. Selain di Sudan dan kampung mualaf, ABADI juga menyalurkan hewan qurban ke Kota Bima dan Lombok.

Hewan titipan shohibul qurban dan donatur ABADI diterima dengan suka cita oleh penerima manfaat yang merupakan masyarakat  dhuafa (Pra sejahtera). Semoga kebaikan ini menular ke program-program yang lain (history/amalabadi)

Dapatkan info update penyaluran di website dan sosial media ABADI!

Instagram: @infoabadi

Facebook: Amal Bakti Dunia Islam

Call Center: 087864556406

5 Contoh Sedekah Jumat yang Mudah Dilakukan

5 Contoh Sedekah Jumat yang Mudah Dilakukan

Ingin pahala berlipat ganda? Lakukan sedekah Jumat secara rutin. Berikut ini contoh sedekah Jumat yang mudah dilakukan.

 

amalabadi.org – Sedekah Jumat menjadi salah satu cara untuk memperoleh pahala berlipat ganda. Amalan yang satu ini dapat dilakukan dengan mudah dan tak perlu menunggu banyak uang. Apa saja contoh sedekah Jumat yang mudah dilakukan?

Baca juga: Batasan Harta yang Bisa Diinfaqkan, Seberapa Banyak?

Keutamaan Sedekah Jumat

Allah SWT sangat menyukai orang yang bersedekah. Hal ini tercantum dalam beberapa ayat Al-Qur’an, salah satunya surat Al-Hajj.

“Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah), (yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, orang-orang yang sabar terhadap apa yang menimpa mereka, orang-orang yang mendirikan sembahyang dan orang-orang yang menafkahkan sebagian dari apa yang telah kami beri rezeki kepada mereka.” (QS. Al-Hajj: 34-35).

Sebenarnya, sedekah dapat dilakukan kapanpun, dimanapun, kepada siapapun. Tidak ada jumlah minimal harta yang boleh disedekahkan. 

Namun, ada waktu-waktu tertentu yang mendatangkan pahala sedekah berlipat ganda. Salah satunya adalah hari Jumat

Dalam kitab Al-Umm, Imam Syafi’i meriwayatkan hadits,

“Telah sampai kepadaku dari Abdillah bin Abi Aufa bahwa Rasulullah bersabda, ‘Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku di hari Jumat sesungguhnya shalawat itu tersampaian dan aku dengar.’ Nabi bersabda, ‘Dan di hari Jumat pahala sedekah dilipatgandakan’.”

Contoh Sedekah Jumat

Sedekah Jumat dapat dilakukan dengan cara yang mudah, bahkan ada cara yang tidak perlu keluar rumah. Berikut contoh sedekah Jumat yang mudah dilakukan.

1. Memberi makanan ke jamaah shalat Jumat

Jika diberi kelapangan, berikan sejumlah makanan kepada jamaah shalat Jumat di masjid. Caranya bisa dengan membagikan langsung atau menitipkannya ke Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) untuk dibagikan.

2. Mengisi kotak amal

Ketika hendak atau selesai shalat Jumat, masukkan uang ke kotak amal masjid. Untuk perempuan, dapat menitipkan uangnya kepada suami, ayah, anak, atau saudara laki-laki.

3. Memberi makanan kepada tetangga

Contoh sedekah Jumat lainnya adalah memasak atau membeli makanan yang lebih dari porsi biasanya untuk dibagikan kepada tetangga. Lebih utama lagi, jika tetangganya memang termasuk golongan fakir atau miskin.

4. Memberi makan anak yatim

Memberi makan kepada anak yatim di hari Jumat juga termasuk dalam sedekah Jumat. Caranya beragam, mulai dari mendatangi rumah anak yatim atau memberikan sembako atau makanan ke panti asuhan.

5. Sedekah online

Terakhir, contoh sedekah Jumat yang paling mudah dilakukan, yaitu sedekah secara online. Dengan cara ini, Sahabat bisa rutin sedekah Jumat tanpa perlu bingung ingin menyalurkan kemana.

Baca juga: Dalil Sedekah Terang-terangan dan Sembunyi, Mana yang Lebih Afdhol?

Sedekah Jumat melalui ABADI misalnya. Tinggal pilih program mana yang ingin dibantu, kemudian transfer sejumlah uang di hari Jumat.

Dengan begini, Sahabat dapat memberikan sedekah Jumat untuk penerima yang berbeda-beda dan menebar manfaat yang luas. (hfz/amalabadi)

Sumber: NU Online

 

Call Center ABADI: 087864556406

 

Niat Sedekah Qur’an untuk Suami yang Sudah Meninggal

Niat Sedekah Qur’an untuk Suami yang Sudah Meninggal

Menghadiahkan pahala kepada suami yang sudah meninggal dapat dilakukan dengan cara sedekah Qur’an. Bagaimana hukum, niat, dan doa sedekah Qur’an untuk suami yang sudah meninggal? Berikut penjelasannya.

 

amalabadi.org – Sedekah bisa dilakukan atas nama keluarga yang sudah meninggal dunia, termasuk suami. Salah satu caranya adalah dengan memberi sedekah Qur’an. Bagaimana niat dan doanya?

Baca juga: Batasan Harta yang Bisa Diinfaqkan, Seberapa Banyak?

Hukum Sedekah untuk Suami yang Sudah Meninggal

Hadiah pahala sedekah dari keluarga diyakini akan sampai kepada orang yang telah meninggal dunia. Hal ini juga disampaikan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam hadits.

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anhuma,

Seseorang bertanya kepada Nabi, “Ibuku meninggal dunia dengan tiba-tiba dan aku yakin seandainya ketika itu ia masih bisa bicara, niscaya ia akan bersedekah. Bolehkah aku bersedekah atas namanya?” Rasulullah menjawab, “Bersedekahlah atas namanya!” (HR. Bukhari dan Muslim)

Berdasarkan dalil di atas, sedekah dengan niat khusus untuk atau atas nama suami yang sudah meninggal diperbolehkan dalam Islam. Insyaallah, pahalanya akan sampai kepada almarhum.

Niat Sedekah untuk Orang yang Sudah Meninggal

Tidak ada lafal niat khusus untuk sedekah atas nama suami yang sudah meninggal. Tapi, kita diperbolehkan bersedekah dengan niatan tertentu.

“Bahkan ada banyak hadits yang menganjurkan untuk beramal saleh sambil mengaitkan amal tersebut dengan niat supaya Allah SWT mengampuni dosa dan lain sebagainya,” kata Pendiri Pusat Studi Al-Qur’an (PSQ, Prof HM Quraish Shihab dikutip dari YouTube Najwa Shihab).

Quraish Shihab mengatakan, selama niat sedekahnya tidak bertentangan dengan nilai agama, maka akan menjadi cara meraih apa yang diharapkan.

Jadi, Sahabat dapat menyebutkan dalam hati niat sedekah untuk suami yang meninggal dunia agar almarhum memperoleh pahala sedekahnya.

Doa Ketika Bersedekah

Tentunya, kita ingin sedekah diterima oleh Allah SWT dan memperoleh pahala untuk diri sendiri maupun keluarga yang sudah meninggal.

Ada doa yang dibaca oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail ketika meninggikan pondasi Ka’bah dan berharap agar amal saleh diterima Allah SWT. Berikut lafal doanya.

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ 

Rabbanā taqabbal minnā innaka antas samī‘ul ‘alīmu (Surat Al-Baqarah ayat 127).

Artinya: Tuhan kami, terimalah persembahan dari kami. Sungguh Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Sedekah Qur’an untuk Suami yang Sudah Meninggal

Sedekah atas nama suami yang sudah meninggal dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya sedekah Qur’an.

Baca juga: Dalil Sedekah Terang-terangan dan Sembunyi, Mana yang Lebih Afdhol?

Cara mudah sedekah Qur’an untuk suami yang sudah meninggal adalah lewat program Wakaf 1000 Qur’an di ABADI.

Sedekah Qur’an ini akan disalurkan kepada para mualaf yang ada di desa-desa yang ada di Lombok Timur. Sedekah Qur’an sangat membantu mereka untuk lebih mengenal Islam.

Dengan memberikan sedekah Qur’an, Insyaallah pahala untuk suami yang meninggal dunia akan terus mengalir seiring para mualaf belajar membaca Al-Qur’an. (hfz/amalabadi)

Sumber: NU Online, Republika

Klik di sini untuk sedekah Qur’an atas nama suami yang sudah meninggal.

Call Center : 087864556406

Ternyata Ini Manfaat Sedekah Subuh Jika Dilakukan Setiap Hari

Ternyata Ini Manfaat Sedekah Subuh Jika Dilakukan Setiap Hari

Sedekah subuh merupakan salah satu ikhtiar agar doa dan permintaan kita dikabulkan oleh Allah SWT. Kenapa rutin sedekah subuh? Berikut manfaat sedekah subuh jika dilakukan setiap hari.

amalabadi.org – Keberkahan bisa kita peroleh dengan cara bersedekah. Apalagi, kalau sedekahnya dilakukan secara rutin, seperti sedekah subuh. Seperti apa manfaat sedekah subuh jika dilakukan setiap hari?

Perintah Bersedekah

Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk mengeluarkan harta di jalan yang benar. Sedekah termasuk di dalamnya.

“Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Baqarah: 195).

Baca juga: Batasan Harta yang Bisa Diinfaqkan, Seberapa Banyak?

Dalam Hadis, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjelaskan sedekah apa yang paling utama;

“Kamu bersedekah pada saat sehat dan menginginkan harta, mengangankan kekayaan dan takut fakir, dan jangan menunda sampai ketika roh sudah sampai di tenggorokan lalu kamu mengatakan, untuk fulan sekian, untuk fulan sekian, padahal (harta itu) sudah menjadi milik si fulan (ahli waris).” (HR. Bukhari dan Muslim).

Apa Manfaat Sedekah Subuh?

Mengutip berbagai sumber, hadits yang dijadikan landasan untuk sedekah subuh berbunyi, malaikat datang ketika subuh untuk mendoakan orang yang bersedekah.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Tidak ada satu subuh pun yang dialami hamba-hamba Allah kecuali turun kepada mereka dua malaikat. Salah satu di antara keduanya berdoa, ‘Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfak’. Sedangkan yang satu lagi berdoa, ‘Ya Allah, berilah kerusakan bagi orang yang menahan (hartanya).” (HR. Bukhari).

Namun, beberapa sumber mengatakan, dalil di atas merujuk pada sedekah secara umum. Tidak terkhusus untuk sedekah subuh.

Meski begitu, tidak ada salahnya untuk sedekah subuh secara rutin setiap hari. Apalagi banyak manfaat yang bisa jadi tidak kita sadari seperti;

  1. Biasanya, berbagi membuat seseorang bahagia. Jika dilakukan sepagi mungkin, sedekah bisa membuat seseorang semangat menjalani hari
  2. Mencegah pemborosan. Dengan mengeluarkan harta untuk sedekah di awal hari, seseorang bisa terhindar dari membeli barang yang tidak diperlukan
  3. Melatih diri untuk gemar berbagi

Testimoni Sedekah Subuh secara Rutin

Banyak orang berburu keutamaan sedekah subuh. Hal ini juga dilakukan oleh Syekh Ali Jaber semasa hidupnya.

Menurut Syekh Ali Jaber, semua waktu baik untuk bersedekah. Tapi, ia menemukan sedekah subuh paling dahsyat.

“Kenapa sedekah subuh dahsyat? Karena setiap waktu subuh Allah turunkan malaikat tugasnya cuma satu, mendoakan orang yang berinfak di subuh hari,” kata Syekh Ali Jaber dikutip dari video Daarut Tauhid Jakarta.

Syekh Ali Jaber menyarankan agar fokus pada satu hajat setiap satu kali bersedekah.

Baca juga: Dalil Sedekah Terang-terangan dan Sembunyi, Mana yang Lebih Afdhol?

“Jangan sedekahnya koin tapi permintaannya banyak sekali disampaikan sampai terbit matahari, eh malu sama Allah,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, banyak orang yang sudah rutin mengikuti sedekah subuh dan terbukti terkabul permintaannya. Mulai dari meminta dibukakan pintu rezeki, dapat jodoh, ingin hafal Al-Qur’an, dan sebagainya. (hfz/amalabadi)

Sumber: Zakat.or.id, detikcom, IDN Times

 

Zaman online, sedekah subuh semakin mudah. KLIK DI SINI untuk sedekah subuh kepada saudara-saudara di Palestina

 

Whatsapp Center: 08123 2011 55

CS Donasi Online: 0878 3864 8049

Daftar Penyaluran Amal Bakti Dunia Islam

Daftar Penyaluran Amal Bakti Dunia Islam

ABADI telah menyalurkan berbagai bantuan di dalam hingga luar negeri. Apa saja penyaluran Amal Bakti Dunia Islam yang berasal dari titipan donatur Indonesia tersebut?

amalabadi.org – Amal Bakti Dunia Islam (ABADI) menyalurkan berbagai bantuan yang berasal dari donatur kepada anak yatim, guru ngaji, hingga masyarakat lansia. Berikut sejumlah penyaluran Amal Bakti Dunia Islam;

1. Masjid Istiqlal Indonesia di Gaza, Palestina

Dok. Amal Abadi

Lewat donasi yang ada di ABADI, masyarakat Indonesia ikut andil dalam pembangunan Masjid Istiqlal Indonesia di Gaza.

Berkat semangat gotong royong, Masjid Istiqlal Indonesia berdiri kokoh sebagai masjid terbesar pertama dari Indonesia untuk Palestina.

Baca juga: Dalil Sedekah Terang-terangan dan Sembunyi, Mana yang Lebih Afdhol?

Selain menjadi tempat ibadah, Masjid Istiqlal ini juga nantinya akan menjadi posko pusat bantuan dari Indonesia.

2. Qurban

Dok. Amal Abadi

Penyembelihan hewan qurban oleh ABADI tidak hanya dilakukan di berbagai daerah pelosok, tapi dari dalam negeri hingga negara lain.

Tahun 2022, ABADI menyalurkan qurban di dalam negeri ke kampung mualaf yang ada di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sementara itu, untuk wilayah luar negeri, ABADI menyalurkan qurban ke Palestina dan Afrika. 

Pada tahun sebelumnya, ABADI menyalurkan qurban ke Lombok, Sudan, Palu, Bima, Sulawesi Barat, Palestina, hingga ke Burkina Paso.

Dengan adanya qurban ABADI, umat Islam yang ada di daerah pelosok atau tertinggal tetap dapat merasakan semarak Idul Adha dan menikmati daging qurban.

3. Bencana Alam

Dok. Amal Abadi

Beberapa wilayah di Indonesia mengalami bencana alam, seperti banjir dan gempa bumi. 

Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana alam, ABADI menyalurkan bantuan dari para donatur untuk korban bencana alam.

Korban bencana alam yang memperoleh penyaluran bantuan antara lain korban gempa Sulawesi Barat, banjir Bima, dan banjir lombok.

Bantuan berupa makanan dan sembako disalurkan dan sampai di tangan korban bencana alam yang ada di berbagai daerah.

4. Iftar Ramadhan

Dok. Amal Abadi

Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk berbagi kebahagiaan. Salah satunya dengan memberi makanan buka puasa untuk yatim dan dhuafa.

ABADI menyalurkan paket makanan buka puasa untuk anak-anak yatim di Indonesia. Makanan berbuka yang lezat dan bergizi ini jadi penyemangat anak-anak yatim untuk melaksanakan ibadah puasa.

Selain di dalam negeri, paket iftar juga dibagikan kepada warga Al-Quds, Palestina. Warga Al-Quds menyambut gembira pembagian makanan berbuka yang lezat ini.

5. Zakat Untuk Guru Ngaji

Dok. Amal Abadi

Lewat lembaga ABADI, donatur dapat memberikan zakatnya kepada guru ngaji di daerah pelosok yang hidupnya jauh dari kata mewah.

Salah satu wilayah yang memperoleh manfaat dari zakat ini adalah Lombok Timur dan Tengah. Ada beberapa guru ngaji di wilayah tersebut yang memperoleh zakat dari donatur.

6. Bantuan Medis

Dok. Amal Abadi

Selain memberi bantuan pangan dan zakat, ABADI juga menyalurkan donasi bantuan medis kepada pengidap penyakit parah yang tidak punya biaya pengobatan.

Pasien bernama Yuliati misalnya. Wanita asal Lombok Timur ini mengidap kanker ganas maxilla. Menurut dokter, tumor yang ada di tubuh Yuliati sudah menjalar ke paru-paru dan payudara.

Yuliati butuh perawatan medis. Tapi, gaji suaminya sebagai tukang las tidak cukup untuk membayar biaya pengobatan.

ABADI menyalurkan donasi berupa fasilitas penginapan dekat RSUP NTB, uang saku, dan suplemen.

Baca juga: Kondisi Anak Palestina di Tahanan Israel

7. Wakaf Quran

Dok. Amal Mulia

ABADI juga menyalurkan wakaf Qur’an ke beberapa daerah di Indonesia. Ada 500 mushaf Al-Qur’an yang telah disalurkan ABADI.

Ratusan Al-Qur’an tersebut disalurkan ke Kota Bima, Kabupaten Bima, Dompu, Sumbawa, Sumbawa Barat, Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Mataram.

Itu tadi beberapa penyaluran donasi ABADI di dalam hingga luar negeri. Masih banyak lagi penyaluran bantuan lainnya yang ada di web ABADI. (hfz/amalabadi)

 

Hormat Kami, Amal Bakti Dunia Islam (ABADI

Jl. Panji Tilar Negara 150A. Tanjung Karang Kota Mataram-Lombok, Nusa Tenggara Barat

Call Center: 087864556406